Nasional

Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior Dilantik Jadi Menteri Luar Negeri RI Gantikan Sugiono

Jakarta, Infoaceh.net — Arrmanatha Nasir menjadi sorotan setelah diangkat menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu) RI menggantikan Sugiono yang digeser menjadi Menteri Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan, Kamis (1/10/2026).

Arrmanatha dilantik bersama dengan 16 pejabat lainnya di Istana Negara, termasuk pendahulunya Sugiono.

“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Arrmanatha Nasir dan Sugiono beserta para menteri baru yang diangkat Prabowo, Kamis (1/10) siang.

Sebelum didapuk menjadi Menlu RI, Arrmanatha, yang merupakan diplomat karir, telah menjabat sebagai Wakil Menlu RI sejak 2024 mendampingi Sugiono.

Diplomat kelahiran Bangkok, Thailand, 1971 itu mulai bergabung di Kementerian Luar Negeri dan meniti diplomat karier sejak 1997.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Bidang Pertanian dan Komoditas Direktorat Jenderal Multilateral Kemlu RI pada 2005-2008.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Minta Semua Warga Punya Rekening, BSI Siap Layani hingga Pelosok

Pada 2008-2012, Arrmanatha bertugas sebagai konselor pada Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Ia menangani isu ekonomi dan pembangunan di Komite Kedua Majelis Umum PBB dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB atau ECOSOC. Ia sekaligus melakukan negosiasi mewakili Kelompok 77 negara berkembang (Group of 77) dan China terkait sejumlah resolusi.

Pada 2010-2011, ia menjadi penasihat bidang ekonomi dan negara-negara kurang berkembang untuk Presiden Sidang ke-65 Majelis Umum PBB.

Setelah kembali ke Jakarta, Arrmanatha menjabat Juru Bicara Kementerian Luar Negeri pada 2014-2019.

Pada 2019, Arrmanatha ditunjuk sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Prancis. Penugasannya juga mencakup Andorra, Monako, serta sebagai Delegasi Tetap RI untuk UNESCO. Ia menjalankan jabatan tersebut hingga 2021.

Pada 2021, Arrmanatha ditunjuk sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB dan organisasi internasional lainnya di New York. Ia menyerahkan surat kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Januari 2022.

Baca Juga:  Pemulihan Aceh Pascabencana Masih Presentasi dan Janji di Atas Kertas

Selama bertugas di New York, Arrmanatha menjalankan sejumlah fungsi dalam struktur PBB. Pada 2023, ia menjadi Wakil Presiden ECOSOC. Ia juga memimpin Coordination Segment ECOSOC yang mempertemukan berbagai komisi fungsional, badan ahli, komisi regional, serta entitas dalam sistem PBB.

Pada tahun yang sama, Arrmanatha menyerahkan surat kepercayaan sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk International Seabed Authority (ISA) di Kingston, Jamaika. Menurut Kementerian Luar Negeri, ia merupakan Wakil Tetap RI pertama untuk ISA setelah perubahan struktur organisasi perwakilan Indonesia.

Arrmanatha juga terlibat dalam pembahasan mengenai Palestina di PBB. Pada 2024, ia tercatat sebagai salah satu Wakil Ketua Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People. Komite tersebut merupakan badan PBB yang menangani isu hak-hak rakyat Palestina.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait