Umum

Pelaku Pencurian TV di Jeunieb Tewas Diamuk Massa

Infoaceh.net, Jeunieb – Seorang terduga pencuri berinisial IY (41), meninggal dunia usai diamuk massa akibat diduga mencuri TV jenis LCD, di Kecamatan Jeunieb, Ahad dini hari (9/2/2025).

Pencurian TV terjadi di sebuah rumah di Desa Teupin Keupula Kecamatan Jeunieb, Bireuen, lalu pelaku kepergok warga setempat dan melakukan tindakan kekerasan terhadap dua tersangka.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Warga menangkap dua orang yang diduga mencuri TV LCD milik seorang warga dari Teupin Kupula.

Sebelum dianiaya oleh sekelompok warga, kedua pelaku sempat melarikan diri setelah diduga mencuri TV. Namun naas bagi keduanya, mereka berhasil ditangkap dan kemudian terjadi pemukulan massa terhadap kedua pelaku pencurian TV.

Akibat insiden dugaan pengeroyokan tersebut, IY dinyatakan meninggal dunia dan pelaku satunya lagi yang masih di bawah umur, dinyatakan selamat dengan luka ringan.

Baca Juga:  2.271 Kecelakaan dan 440 Orang Meninggal di Aceh, Kapolda Minta Polantas Berbenah

Pelaku utama IY (41), mengalami penganiayaan fatal yang membuatnya tak tertolong, sementara tersangka kedua, remaja MS (15), berhasil diamankan tanpa luka serius.

Menurut keterangan Kapolsek Jeunieb Iptu Faisal Riza, peristiwa tersebut terjadi pada Ahad dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB, warga di Dusun Matang Setia, Desa Teupin Keupula.

Kdua tersangka tersebut tampak panik saat mencoba melarikan diri, sehingga langsung diadang sekelompok warga yang kemudian mengambil tindakan kekerasan.

Dalam pengejaran tersebut, delapan warga yang hadir tanpa melakukan interogasi langsung menghajar kedua tersangka.

IY (41) mengalami pemukulan keras yang mengakibatkan luka berat di wajah, dahi, dan bagian tubuh lainnya.

Baca Juga:  DPRA Apresiasi Perjuangan Kafilah Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional ke-31 di Semarang

Meskipun segera dilarikan ke Puskesmas Jeunieb, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, remaja MS (15) mengalami cedera ringan dan kini sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek mengaku, informasi kejadian tersebut, baru diketahui pihaknya sekira pukul 07.00 WIB karena dihubungi oleh keuchik di gampong setempat.

Setelah mendapat informasi, kami langsung ke TKP. Saat ditemukan, IY masih dalam kondisi kritis, sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas. Namun, nyawanya tidak tertolong lagi walaupun sempat ditangani secara medis,” sebut Kapolsek Jeunieb.

Dari hasil pemeriksaan medis, kata Iptu Faisal Riza, korban yang meninggal dunia itu, mengalami luka lebam di wajah, dahi, dan paha, serta luka robek di sebagian tubuhnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait