Umum

Bandara SIM Kembali Layani Penerbangan Umrah dari Aceh Langsung ke Arab Saudi

ACEH BESAR — Setelah terhenti dua tahun lebih, kini Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar kembali melayani penerbangan Umrah dari Aceh langsung ke Tanah Suci Madinah, Arab Saudi.

Pemerintah Aceh melepas keberangkatan jamaah umrah asal Aceh yang terbang langsung dari Bandara SIM Blang Bintang Aceh Besar ke Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis, Madinah, Arab Saudi.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Seremonial pelepasan 210 jamaah yang terbang dengan pesawat Lion Air tersebut dilakukan melalui prosesi peusijuek oleh ulama kharismatik Aceh, Abu Ishak Lamkawe dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk Hasbi Albayuni.

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki diwakili Plt Asisten II Setda Aceh Ir Mawardi melepas keberangkatan 210 jamaah umrah asal Aceh ke Tanah Haram Arab Saudi di Gedung VIP Bandara Internasional SIM, Kamis (12/1/2023).

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

Keberangkatan jamaah umrah yang berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Aceh ini merupakan penerbangan perdana setelah berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Plt Asisten II Sekda Aceh Ir Mawardi saat membacakan sambutan Pj Gubernur Aceh mengatakan, Pemerintah Aceh menyambut baik penerbangan langsung dari Bandara SIM tersebut.

Hal itu menjadi bukti bahwa bandara terbesar di Aceh itu siap melayani penerbangan internasional termasuk ke Arab Saudi.

Mawardi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kembali beroperasinya penerbangan umrah dari Bandara SIM menjadi jawaban dari harapan masyarakat Aceh agar bisa berangkat umrah langsung ke Tanah Suci melalui Bandara SIM.

Sebelumnya, masyarakat Aceh yang hendak beribadah ke Mekkah dan Madinah harus terbang dari Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Jarak tempuh yang jauh tentu membuat biaya yang dibebankan kepada jamaah juga bertambah. Hal itu tentu merugikan jamaah dan pihak travel.

“Insya Allah, berangkat langsung dari Bandara SIM akan semakin mempermudah urusan para jamaah umrah karena tidak perlu membuang waktu transit yang lama, sehingga dapat fokus pada pelaksanaan ibadah umrah. Hal ini juga membuktikan bahwa Bandara SIM telah siap melayani penerbangan internasional,” kata Mawardi.

Penerbangan yang dioperasikan oleh Maskapai Lion Air ini menggunakan pesawat jenis Boeing 737-9 dengan tujuan Bandara King Muhammad Abdul Aziz Madinah.

“Mudah-mudahan dengan dibukanya penerbangan perdana langsung dari Aceh ke Arab Saudi ini bisa membawa dampak yang lebih besar pada pertumbuhan ekonomi Aceh,” kata Mawardi.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Lion Air Capt. Wamildan Tsani Panjaitan menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak sehingga dengan koordinasi yang baik penerbangan umrah perdana dari Banda Aceh bisa dilaksanakan.

Wamildan juga menyampaikan sejumlah keunggulan pesawat yang digunakan untuk penerbangan umrah ini.

Pesawat ini baru saja menyelesaikan proses sertifikasi pada minggu yang lalu. Selain itu, juga memiliki kabin mewah dan nyaman yang dirancang untuk mampu terbang di atas 10 jam.

“Kami berkomitmen memberi pelayanan dan pengalaman terbaik bagi masyarakat Aceh. Terima kasih telah mempercayai Lion Air untuk melakukan perjalanan umrah,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah tersebut ulama Aceh Abu Ishak Lamkawe Tgk Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu, Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, Kakanwil Bea Cukai Aceh, Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Danlanud SIM, Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Hasbi Albayuni, Kakanwil Kemenag Aceh dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh. (IA)

image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Artikel Terkait