Umum

Ada Pocong dan Kuntilanak di Pameran Foto Depan Anjungan PKA Aceh Besar

BANDA ACEH — Ada hal menarik di depan Anjungan Kabupaten Aceh Besar pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 kali ini, tidak hanya mempromosikan rempah dan hiburan seniman, namun di luar anjungan, Tim Media Center dan Prokopim Aceh Besar menggelar pameran foto budaya dan wisata dan juga dihiasi pocong dan kuntilanak namun masih di luar anjungan yakni Dekranasda Aceh Komplek Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Koordinator pameran foto budaya dan wisata Aceh Besar, Mariadi mengatakan kehadiran pocong dan kuntilanak di pameran foto Aceh Besar ini menarik banyak pengunjung, bahkan jalanan pun sempat macet.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81
Baca Juga:  Pemindahan Dana Baitul Mal Banda Aceh Rp2,6 Miliar ke BPRS Hikmah Wakilah Disorot, Transparansi Dipertanyakan

“Selain menakutkan pocong dan kuntilanak ini memang sangat menyeramkan, namun masih banyak juga para pengunjung yang menguji nyali dengan berfoto dengan pocong dan kuntilanak,” sebutnya, Sabtu (4/11/2023) malam.

Salah seorang pengunjung Wahyuni (21) mengaku sempat kaget dengan kehadiran pocong dan kuntilanak tersebut, namun dirinya bersama dengan beberapa orang temannya juga ikut foto bersama dengan kedua jenis makhluk gaib tersebut.

Baca Juga:  Temuan BPK dalam Penganggaran ZIS Baitul Mal Banda Aceh, Pos Belanja Bermasalah Rp16,31 Miliar Kembali Muncul

“Pertamanya kami takut, karena pocong dan kuntilanak ini mukanya cukup seram, namun karena ada kawan makanya saya memberanikan diri untuk foto bersama mereka,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengunjung lainnya Desi (22) dirinya mengaku terkejut dengan tawa kuntilanak dengan wajahnya yang menyeramkan, belum lagi menurutnya pocong pun juga melompat kearahnya.

“Tadi saya hampir drop ngagetin sama pocong dan tawa kuntilanak, namun pas dipandu sama panitia akhirnya saya dan kawan-kawan berani untuk foto bersama,” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait