INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Mutilasi Padang Pariaman Ungkap Dugaan Pembunuhan Berantai: SJ Alias Wanda, Pacar dan Teman Korban, Jadi Tersangka

Last updated: Kamis, 19 Juni 2025 18:21 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 7 Menit
Kasus Mutilasi Ungkap Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman? 3 Korban Merupakan Pacar dan Teman
SHARE

PADANG PARIAMAN, Infoaceh.net – Pengungkapan kasus mutilasi di Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, telah membuka dugaan adanya pembunuhan berantai. Kasus ini terkuak menyusul penangkapan pelaku SJ alias Wanda (25) di kawasan Batang Anai pada Kamis (19/6/2025) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menyampaikan bahwa penangkapan pelaku berdasar hasil penyelidikan terhadap kematian perempuan SA (25). Korban SA dimutilasi, dan potongan tubuhnya dibuang di aliran Sungai Batang Anai.

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Potongan tubuh SA ditemukan secara terpisah di tiga lokasi oleh warga sejak Selasa, 17 Juni 2025. Awalnya, nelayan menemukan potongan tubuh tanpa kepala, tangan, dan kaki di kawasan Kasang. Keesokan harinya, Rabu (18/6/2025), warga kembali menemukan potongan kaki di Korong Talao Mundam, Nagari Kataping, sekitar 3 kilometer dari lokasi penemuan tubuh. Pada hari yang sama, bagian kepala dan tangan ditemukan oleh penambang pasir di sekitar TPI Batang Anai.

- ADVERTISEMENT -

“Indikasinya ini masih satu kesatuan,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Anai, Iptu Wadriadi, Rabu (18/6/2025). “Melihat penemuannya terjadi di aliran sungai yang sama dengan jarak tidak terlalu jauh.”

Kapolres AKBP Ahmad Faisol menegaskan kuat dugaan unsur pidana dalam kasus penemuan potongan tubuh tersebut. Setelah serangkaian penyelidikan, kepolisian pun menangkap SJ, sosok terduga pelaku mutilasi terhadap SA.

- ADVERTISEMENT -
Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Dua Korban Lainnya dan Motif yang Masih Diselidiki

Dari pengembangan kasus, terungkap bahwa SA bukan korban pembunuhan pertama SJ. Diduga ada dua korban pembunuhan lainnya berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi. Mengingat ketiga korban, termasuk SA, masih memiliki hubungan sebagai teman, pelaku diduga sudah melakukan pembunuhan berantai. Namun, polisi masih menyelidiki motif di balik pembunuhan dua korban lainnya.

“Motifnya belum kita ketahui pasti,” kata AKBP Ahmad Faisol. Kedua korban lainnya tersebut diduga dibunuh oleh pelaku satu tahun yang lalu. “Kedua korban memang pernah kami terima laporan kehilangan dari masyarakat,” tambahnya.

Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Kronologi Pengungkapan dan Identifikasi Korban

- ADVERTISEMENT -

Kasus mutilasi di Batang Anai terkuak dari penemuan empat potong anggota tubuh korban SA, beserta dua cincin yang terpasang di badannya. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengatakan keempat potongan tubuh (kepala, badan, tangan sebelah kiri, dan kaki sebelah kanan) ditemukan dalam jangka waktu dua hari.

“Proses pengungkapan ini berjalan lebih cepat dengan bantuan masyarakat,” kata Kapolres, Kamis (19/6/2025). Ia menyebut, setelah ditemukan potongan tubuh tersebut, masyarakat mulai mendatangi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dan memberikan petunjuk akan identitas korban. Identitas SA pun terkuak melalui dua cincin yang dikenakannya. “Melalui keterangan pihak keluarga, kami langsung melakukan penyelidikan, sebelum akhirnya mengamankan pelaku,” jelasnya.

Polisi mengamankan pelaku SJ alias Wanda di kawasan Batang Anai, pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. SJ diamankan tanpa perlawanan setelah selesai mandi, kemudian dibawa ke Mapolres Padang Pariaman untuk menjalani pemeriksaan.

Korban Lain dan Hubungan dengan Pelaku

Seiring terungkapnya korban lain, kepolisian melakukan penggalian sumur yang menurut pengakuan tersangka SJ digunakan untuk mengubur korban. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan hal tersebut. Sumur itu berada di sebuah rumah yang berlokasi tak jauh dari SMA Negeri 1 Batang Anai.

Saat polisi melakukan pemeriksaan dan pembongkaran, warga termasuk kerabat korban ikut memadati lokasi. Di sekitar lokasi juga sudah dipasangi garis polisi, dan sebuah ambulans terparkir. “Sejak subuh tadi sudah dimulai, polisi sudah datang ke sini,” ujar Jimmy, salah seorang warga sekitar. “Tapi sepertinya kalau pembongkaran baru pagi tadi, mungkin sekitar pukul 7 atau 8.”

Seiring pembongkaran, satu korban pembunuhan yang diduga dikubur dalam sumur rumah pun mulai terkuak. Korban adalah SO (23) yang dilaporkan menghilang sejak Januari 2024. “Hilangnya sejak Januari 2024. Sudah lebih dari satu tahun,” jelas SU (28), sepupu SO.

SU mengungkap kedekatan SO dan korban mutilasi SA. “Berteman dengan korban mutilasi itu. Bahkan, korban tersebut juga sering menginap di rumah Siska (SO),” ujar SU.

SU juga mengungkap sosok pelaku SJ yang sebenarnya adalah pacar dari SO. “Hubungan mereka memang pacaran,” kata SU. Hubungan asmara antara SO dan SJ telah terjalin cukup lama, sejak 2019. “Keduanya sudah pacaran sejak 2019. Jadi memang sudah cukup lama,” jelasnya.

Tak hanya itu, pelaku SJ juga dikenal dekat dengan keluarga korban SO. “Pelaku ini sangat dekat dengan keluarga korban, bahkan dikenal sebagai sosok yang baik,” jelasnya. Saat Lebaran, ketika korban SO dinyatakan hilang, pelaku masih sempat datang ke rumah dan memberikan THR kepada adik-adik SO.

Rumah tempat korban SO diduga dikubur merupakan rumah milik pelaku SJ sendiri. “Tempat korban dikubur ini adalah rumah SJ. Jadi kami benar-benar tidak menyangka hal seperti ini terjadi,” kata SU.

Sementara, korban lainnya dikabarkan adalah AG (24), seorang mahasiswi yang juga merupakan teman sekampus korban SO dan SA.

Sosok dan Keseharian Pelaku

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, sebelumnya mengungkap identitas pelaku mutilasi yang ditangkap. “Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan pelaku yang 3 hari terakhir menghebohkan masyarakat,” kata AKBP Ahmad Faisol. Pelaku adalah SJ alias Wanda, usia 25 tahun, warga Pasar Usang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman.

Sosok dan keseharian pelaku SJ diungkap oleh tetangga maupun rekan kerjanya. Ia diketahui bergaul seperti pemuda seumurannya. Salah seorang rekan kerjanya mengungkap SJ dikenal sebagai sosok yang biasa-biasa saja. Ia bekerja sebagai satuan pengamanan di salah satu pabrik pembuatan bahan bangunan di jalan lintas Padang-Bukittinggi.

“Di tempat kerja biasa-biasa saja, tetap bergaul,” kata rekan SJ yang enggan disebutkan namanya, Kamis (19/6/2025). “Tetap bermain dan mengobrol dengan teman-teman lainnya, tidak ada yang mencurigakan.” Rekan tersebut mengaku terkejut mendengar kabar bahwa SJ terlibat kasus mengerikan.

Seorang tetangga pelaku, Gusniati, juga mengatakan hal senada. “Biasa saja anaknya, sering lewat, sering menyapa,” katanya. Meski demikian, SJ jarang di rumah karena sibuk bekerja. Sepulang bekerja di pabrik, SJ biasanya pergi ke sungai untuk menambang pasir. “Jadi pulang itu kadang hanya untuk makan, tidur atau istirahat,” jelas Gusniati. Ia juga mengaku terkejut mendengar kabar ini.

TAGGED:AGKapolres Padang PariamankekerasanKorban Mutilasi SA Ditemukankriminal Sumatera BaratMotif Pembunuhan BerantaiMutilasinasionalPadang PariamanPelaku Mutilasi SJ DitangkapPembunuhan Berantaipembunuhan berantai Padang PariamanPenemuan MayatPengungkapan Kasus Mutilasi Sumbarperistiwaprabowo:Septia Adinda (SA)Siska Oktavia Rusdi (SO)Siska Oktavia Rusdi Dikubur SumurSJ alias WandaSumur Tuawww.infoaceh.net
Previous Article Akbar Faizal Ingatkan Prabowo Ada Menteri Tak NKRI: Mereka bagian dari Makelar Akbar Faizal Ingatkan Prabowo Ada Menteri Tak NKRI: Mereka bagian dari Makelar
Next Article Terungkap Motif Pelaku Mutilasi di Padang Pariaman, Tubuh Korban Dipotong dengan Parang jadi 10 Bagian Terungkap Motif Pelaku Mutilasi di Padang Pariaman, Tubuh Korban Dipotong dengan Parang jadi 10 Bagian

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh masih bertahan sebagai provinsi dengan persentase jumlah penduduk miskin tertinggi di pulau Sumatera per Maret 2024, yakni 14,23 persen. (Foto: BPS)
Aceh
Aceh Masih Pertahankan Provinsi Termiskin di Sumatera
Senin, 1 Juli 2024

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menandatangani MoU pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf, Rabu (7/1). (Foto: Ist)
Umum

Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf di Kampus UIN Ar-Raniry

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

KSAD Jenderal Maruli Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi Jalan Takengon-Bireuen   

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Korban Banjir Aceh Diminta Laporkan Rumah Rusak, Batas Hingga 15 Januari 2026

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Gantikan Jalaluddin, Tarmizi Ditunjuk sebagai Plt Kasatpol PP-WH Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Baharkam Polri Kembali Terjunkan Anjing Pelacak Cari Korban Banjir di Aceh Tamiang

Rabu, 7 Januari 2026
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Ekonomi

Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Selasa, 6 Januari 2026
Kemenag menurunkan 1.330 relawan ke 12 titik di kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh untuk membersihkan madrasah dan Kantor KUA terdampak banjir bandang dan longsor Aceh.
Umum

1.330 Relawan Kemenag Turun ke Lokasi Bencana Aceh Bersihkan Madrasah-KUA

Selasa, 6 Januari 2026
Polda Aceh berhasil membangun 206 sumur bor yang tersebar di 18 wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. (Foto: Ist)
Umum

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?