Bireuen, Infoaceh.net – Mengawali puasa Ramadan 1447 Hijriah, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah turun langsung meninjau lokasi jembatan putus yang menghubungkan Desa Meunasah Tambo dan Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Kamis (19/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan jembatan darurat jenis Bailey yang akan dikerjakan oleh Satuan Brimob Polda Aceh.
Infrastruktur sementara ini diharapkan segera memulihkan akses warga yang terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.
Kapolda didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Karo Log, serta Dansat Brimob Polda Aceh. Rombongan bertolak dari Banda Aceh menggunakan helikopter dan disambut langsung Bupati Bireuen Mukhlis bersama unsur Forkopimda, Kapolsek dan Camat Jeunieb, serta para keuchik dari kedua desa terdampak.
Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, menyampaikan pembangunan jembatan Bailey menjadi kebutuhan mendesak. Putusnya jembatan tersebut telah menghambat mobilitas warga, distribusi barang, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan itu.
“Pembangunan jembatan darurat ini menjadi prioritas agar akses transportasi warga kembali normal,” ujarnya.
Di lokasi, pondasi beton sebagai dasar konstruksi telah tersedia. Tahapan berikutnya adalah pemasangan rangka baja Bailey yang dirancang untuk mempercepat penyambungan kembali jalur penghubung antar desa.
Polda Aceh memastikan proses pembangunan akan dilakukan secara maksimal dan terukur demi menjamin keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran Kapolda di hari pertama Ramadan menjadi simbol komitmen bahwa pelayanan dan respons terhadap kebutuhan warga tetap berjalan meski di tengah bulan suci.


















