Syariah

Tgk Fadhillah: Shalat Kunci Disiplin Waktu dan Keberkahan Hidup

Aceh Besar, Infoaceh.net – Shalat wajib lima waktu tidak hanya menjadi kewajiban ibadah bagi umat Islam, tetapi juga merupakan sarana utama untuk melatih kedisiplinan dan membentuk karakter hidup yang teratur.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Dayah Samudera Pasai Madani Aceh Besar, Tgk Muhammad Fadhillah Lc MUs, dalam khutbah Jum’at di Masjid Al Ikhlas Komplek Kantor LAN Aceh, Jum’at (6/3/2026).

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Dalam khutbahnya, Tgk Muhammad Fadhillah menegaskan bahwa menjaga shalat lima waktu dapat menjadi latihan terbaik dalam mengelola waktu.

Melalui shalat, seorang Muslim diajarkan untuk hidup tertib, taat, dan disiplin terhadap ketentuan waktu yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

“Cara paling utama melatih disiplin waktu adalah dengan menjaga shalat lima waktu. Shalat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga sarana membentuk karakter ketaatan, disiplin, dan keteraturan dalam kehidupan,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia mengutip ucapan ulama besar Syekh Abul Hasan As-Syadzili yang dinukil oleh Imam Ibnu Atha’illah As-Sakandari dalam kitab Tajul Arusy, yang berbunyi, “Ukurlah dirimu dan timbanglah dengan shalat.”

Menurutnya, ungkapan tersebut menunjukkan bahwa kualitas shalat seseorang dapat menjadi ukuran kedisiplinan dan ketertiban dalam kehidupannya.

Mantan Ketua IKAT Aceh itu juga mengingatkan umat Islam agar memanfaatkan waktu dan umur yang diberikan Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya ketakwaan, disiplin waktu, serta istiqamah dalam menjalankan amal kebaikan.

Dalam khutbahnya, Tgk Fadhillah turut mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah At-Thalaq ayat 4: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.”

Ayat tersebut, menurutnya, mengingatkan manusia bahwa waktu terus berjalan dan usia semakin berkurang. Karena itu, setiap Muslim harus menjadikan umur sebagai modal untuk meraih kebaikan dan keberkahan hidup.

“Umur adalah karunia Allah yang harus disyukuri dengan memperbanyak amal saleh. Dengan memanfaatkan umur untuk kebaikan, seorang Muslim dapat menjadi manusia terbaik,” katanya.

Ia juga mengutip hadits riwayat Imam At-Tirmidzi yang menyebutkan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang panjang umurnya dan baik amalnya, sedangkan manusia paling buruk adalah yang panjang umur tetapi buruk amal perbuatannya.

Lebih lanjut, Tgk Fadhillah menegaskan bahwa rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat kebaikan, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 56:

“Sesungguhnya rahmat Allah dekat dengan orang-orang yang berbuat kebaikan.”

Karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali, umat Islam diminta untuk mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat.

Ia menekankan pentingnya istiqamah dalam beramal, meskipun amalan tersebut sedikit.

Hal ini, katanya, sejalan dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim: “Amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus dilakukan walaupun sedikit.”

Dalam kesempatan tersebut, Tgk Fadhillah juga mengutip pandangan Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah yang menekankan pentingnya mengatur waktu sejak bangun tidur hingga kembali beristirahat.

Menurutnya, pengelolaan waktu tidak hanya berkaitan dengan ibadah mahdhah seperti shalat dan zikir, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas kehidupan sehari-hari, termasuk bekerja, belajar, hingga beristirahat.

“Selain bekerja dan beribadah, manusia juga membutuhkan waktu istirahat dan rekreasi agar semangat dalam menjalankan aktivitas kebaikan tetap terjaga,” jelasnya.

Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh itu menutup khutbahnya dengan mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan umur yang telah diberikan Allah SWT.

Ia mengutip firman Allah dalam Surah Al-Hasyr ayat 18 yang menyerukan agar setiap orang beriman memperhatikan apa yang telah dipersiapkannya untuk kehidupan akhirat.

“Jangan sampai umur yang Allah berikan berlalu tanpa manfaat, apalagi diisi dengan perbuatan durhaka. Mari kita kelola waktu dengan baik, menjaga kewajiban terutama shalat, agar hidup kita penuh keberkahan,” pungkasnya.

Ia berharap dengan disiplin menjalankan shalat dan mengelola waktu secara baik, umat Islam dapat menjadikan umur yang dimiliki sebagai umur yang penuh berkah dan dipenuhi amal kebaikan. (Said M. Husen)

image_print
author avatar
Redaksi
Redaksi INFOACEH.net
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Beri Komentar

Artikel Terkait