Banda Aceh, Infoaceh.net — Majelis Pengajian dan Zikir Tasawuf Tauhid dan Fikih (Tastafi) akan menggelar pelantikan akbar pengurus wilayah se-Aceh, pengurus perwakilan dalam dan luar negeri, serta koordinator khusus untuk periode 2026–2031 pada Jum’at malam (15/5/2026), usai salat Isya di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Ketua Bidang Humas Majelis Tastafi Pusat, Dr Teuku Zulkhairi, mengatakan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi dakwah, pengajian, zikir, serta penguatan nilai-nilai tasawuf, tauhid, dan fikih di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah dan memperkuat jaringan dakwah TASTAFI di berbagai daerah, baik di Aceh maupun luar negeri,” ujar Zulkhairi.
Aktivis dayah yang juga Dosen UIN Ar-Raniry ini menjelaskan hingga saat ini sebanyak 105 peserta pengurus dari berbagai wilayah telah mengonfirmasi kehadiran.
Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh seperti Pidie, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Jaya, Lhokseumawe, Aceh Besar, Kota Langsa, Bener Meriah, Aceh Tengah, Banda Aceh, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Sabang, Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Tenggara, dan Bireuen.
Selain itu, pelantikan insya Allah juga akan dihadiri pengurus perwakilan dari luar daerah dan luar negeri, seperti Sumatera Utara, Batam Kepulauan Riau, Jakarta Raya, Lampung, Brunei Darussalam hingga kawasan Skandinavia Eropa.
Sementara itu pelantikan sendiri akan dilakukan langsung oleh Abu Syeikh Hasanoel Basri HG atau Abu Mufi yang juga pendiri Majelis Tastafi.
“Acara pelantikan akan dipimpin langsung oleh pendiri Majelis Tastafi Abu Syeikh Hasanoel Basri HG, didampingi Ketua Majelis Tastafi Tgk Muhammad Amin Daud atau Ayah Cot Trueng,” kata Zulkhairi.
Sementara sekretaris panitia acara, Tgk Mustafa Husen Woyla, menyampaikan rangkaian acara akan dimulai dengan zikir dan salawat oleh Majelis Ar-Ridwan Aceh, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Shalawat Badar oleh Nabhani Akbar, personel Polri yang juga juara MTQ Polri.
Aktivis Dayah Aceh yang akrab disapa Buya Woyla ini menjelaskan prosesi pelantikan akan diawali pembacaan Surat Keputusan pengurus Tastafi periode 2026–2031 oleh Tgk Rusli Daud SHI MAg, kemudian dilanjutkan pembacaan ikrar oleh seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara pengurus yang dipandu Tgk Umar Rafsanjani Lc MA.
Setelah prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan kepada para pengurus wilayah dan perwakilan, acara akan ditutup dengan pengajian umum oleh Abu Syeikh Hasanoel Basri HG dengan tema “Qurban, Kebersamaan dan Kepedulian Sosial”, serta doa penutup oleh Abon Jakfar Meukek.
Panitia mengharapkan pelantikan tersebut dapat menjadi momentum penguatan gerakan dakwah dan pengajian yang menyejukkan serta mempererat persatuan umat di Aceh dan berbagai daerah lainnya.

















