Nasional

Jabat Kapolda Aceh, Ruddi Setiawan Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Dua

Banda Aceh, Infoaceh.net – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh yang baru ditunjuk Ruddi Setiawan, kini menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua setelah mengikuti upacara kenaikan pangkat yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Kenaikan pangkat tersebut menjadi bagian dari mutasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri, sekaligus menandai amanah baru bagi Ruddi Setiawan yang sebelumnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Aceh.

Ruddi Setiawan lahir pada 24 September 1974 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996. Penunjukannya sebagai Kapolda Aceh tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Ia menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa pensiun.

Sebagai bentuk apresiasi, Wakapolda Aceh beserta staf, jajaran, dan Bhayangkari turut menyampaikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat tersebut. Dalam ucapan yang dipublikasikan, mereka mendoakan agar Irjen Pol Ruddi Setiawan senantiasa sukses mengemban amanah pangkat dan jabatan barunya.

Baca Juga:  Aceh Peringkat Empat MTQ Nasional 2026, Raih 99 Poin dan Ukir Prestasi Bersejarah di Semarang

Pada periode kenaikan pangkat 30 Juni 2026, Kapolri memimpin langsung prosesi kenaikan pangkat terhadap 41.578 personel Polri, termasuk 87 Perwira Tinggi (Pati) yang terdiri atas 4 Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, 29 Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi, dan 54 Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi.

Kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol diberikan kepada 29 perwira tinggi, termasuk Irjen Pol Ruddi Setiawan, Irjen Pol Agus Wijayanto dan Irjen Pol Himawan Bayu Aji, bersama 26 perwira tinggi lainnya.

Selain itu, sebanyak 54 perwira menengah resmi menyandang pangkat Brigjen Pol atau bintang satu.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier, tetapi juga amanah yang mengandung tanggung jawab lebih besar. Kami berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Dua Hari Tertahan di Aceh Akibat Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ketum SMSI Pusat Akhirnya Terbang ke Jakarta

Ia menambahkan, kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Kapolri merupakan simbol penghargaan institusi atas dedikasi dan prestasi personel, sekaligus momentum untuk memperkuat semangat pengabdian.

“Kepercayaan yang diberikan negara dan institusi harus dijawab dengan kinerja yang semakin optimal. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai motivasi untuk terus menghadirkan Polri yang responsif, humanis, profesional, serta semakin dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Selain 87 perwira tinggi, kenaikan pangkat periode ini juga diberikan kepada 878 Perwira Menengah (Pamen), 1.289 Perwira Pertama (Pama), 37.930 personel Bintara, dan 1.394 personel Tamtama.

Melalui kenaikan pangkat tersebut, Polri berharap dapat semakin memperkuat profesionalisme, soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin optimal.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait