Umum

Api di Sumur Minyak Tradisional Aceh Timur Belum Padam, BPBD Cegah Kebakaran Meluas

Aceh Timur, Infoaceh.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur terus berupaya menangani kebakaran sumur minyak tradisional di Dusun Utama, Gampong Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan.

Hingga Senin (6/7/2026), kobaran api masih belum berhasil dipadamkan karena semburan minyak dari sumur tersebut masih terus berlangsung.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Ahad (5/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB itu langsung mendapat respons cepat dari pemerintah daerah dengan mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), armada pemadam kebakaran, serta berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan sementara dari Pemerintah Kecamatan Darul Ihsan, belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, aparat kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekati area yang masih berbahaya.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran tersebut. Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar bergerak cepat dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menginstruksikan BPBD bersama seluruh instansi terkait untuk segera turun ke lokasi. Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, namun yang paling penting adalah memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Al-Farlaky.

Baca Juga:  Menteri ESDM Setujui 40 Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Timur dan Aceh Utara

Ia mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran serta mematuhi seluruh arahan petugas demi menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan.

“Kami meminta warga tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan sampai kondisi benar-benar aman,” katanya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras menangani insiden tersebut, mulai dari pemerintah kecamatan, BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat yang ikut membantu proses penanganan di lapangan.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, mengatakan pihaknya bersama tim pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pemadaman.

Namun, pusat api belum dapat dipadamkan karena semburan minyak dari sumur masih aktif.

Menurut Syahrizal, strategi yang dilakukan saat ini adalah melakukan pendinginan pada radius sekitar 100 meter dari titik kebakaran guna mencegah api merambat ke lahan masyarakat di sekitarnya.

“Petugas saat ini terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar lokasi. Fokus kami adalah mencegah api merambat ke area lain, terutama lahan milik masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengadaan USK 2026 Disorot: Paket Berulang dan Nilai Kontrak Janggal, Transparansi Dipertanyakan

Dalam operasi tersebut, BPBD mengerahkan sejumlah armada pemadam dari berbagai pos, yakni Pos Peureulak, Pos Ranto Peureulak, Pos Idi dan Pos Julok. Upaya pemadaman juga diperkuat personel BPBD, TNI, Polri, serta warga setempat.

Meski demikian, proses pemadaman menghadapi tantangan berat.

Lokasi sumur minyak berada di kawasan sempit dan berbukit sehingga menyulitkan mobil pemadam menjangkau titik api serta membatasi ruang gerak petugas saat melakukan operasi.

“Kondisi lokasi memang cukup sulit dijangkau armada pemadam. Namun demikian, hingga saat ini petugas masih terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api dapat segera dikendalikan,” jelas Syahrizal.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki area kebakaran karena kondisi di sekitar titik api masih sangat berbahaya.

Hingga berita ini diturunkan, sekitar 20 personel pemadam masih bertahan di lokasi untuk melakukan pendinginan dan mengawasi perkembangan situasi.

Pemkab Aceh Timur memastikan akan terus memantau penanganan di lapangan hingga kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait