Pendidikan

Cak Imin: Pesantren Bukan Sekadar Lembaga Pendidikan, Tapi Kunci Entaskan Kemiskinan

PASURUAN, Infoaceh.net – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pesantren merupakan simpul strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Dalam Halaqah Kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Yasini, Kraton, Pasuruan, Selasa (15/7/2025), Cak Imin—sapaan akrab Muhaimin—menyampaikan komitmennya untuk melibatkan elemen-elemen sosial, termasuk para kiai, dalam meretas jalan keluar dari kemiskinan struktural yang masih membelenggu sebagian besar rakyat.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tapi pusat peradaban masyarakat yang mandiri. Di sana ada pendidikan, ekonomi, dan nilai-nilai kemandirian yang telah terbukti membentuk masyarakat yang tangguh,” kata Cak Imin di hadapan lebih dari 500 kiai se-Jawa Timur.

Baca Juga:  Wisuda ke-170, Universitas Syiah Kuala Lepas 3.028 Lulusan

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan bukan semata tugas pemerintah, tetapi kerja besar yang harus ditopang oleh kekuatan sosial dan spiritual bangsa.

Menurutnya, para kiai bukan sekadar penjaga moral, tetapi juga aktor perubahan sosial yang mampu menggerakkan pemberdayaan berbasis komunitas lokal.

Baca Juga:  Illiza Terima IMT-GT Green City Award, Banda Aceh Raih Silver Pengelolaan Sampah

“Kita harus mengubah paradigma. Pesantren hari ini tak cukup hanya mengaji, tapi juga harus jadi episentrum pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mendorong ekonomi kerakyatan melalui jejaring pesantren yang tersebar di seluruh pelosok tanah air, sehingga pembangunan tidak lagi terpusat di kota besar saja.

Forum halaqah ini menjadi ruang strategis memperkuat sinergi antara pemerintah dan ulama dalam mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan berkeadaban.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait