Aceh

111 KK Aceh Tamiang Terlupakan, Baru Dikebut Saat Satgas Turun Tangan Dampingi Wapres Gibran

Aceh Tamiang, Infoaceh.net – Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, memimpin percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Langkah ini dilakukan usai mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi terdampak, kemudian digelar rapat teknis di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis (30/1).

Dalam rapat, terungkap 111 Kepala Keluarga (KK) di Desa Rongoh, Kecamatan Tamiang Hulu, belum terdata sebagai penerima bantuan. Menanggapi hal ini, Safrizal ZA langsung menginstruksikan pembangunan 111 unit Hunian Sementara (Huntara) tambahan.

“Kami instruksikan penambahan 111 unit huntara. Ini bagian dari komitmen kita untuk tidak meninggalkan seorang pun, no one left behind,” tegas Safrizal.

Saat ini, 53 KK masih bertahan di tenda pengungsian di perkebunan kelapa sawit, sementara 58 KK menumpang di rumah kerabat.

Pembangunan Huntara dilakukan secara in situ maupun relokasi kolektif, dengan melibatkan tenaga lokal dan pihak swasta agar pengerjaan lebih cepat.

Kepala BNPB Suharyanto menekankan agar validasi data berjalan paralel dengan pekerjaan fisik, menargetkan semua Huntara rampung sebelum Ramadan.

Selain hunian, Satgas PRR juga menyoroti normalisasi layanan publik. Tenaga dari Praja IPDN dan Taruna Latsitardanus dilibatkan untuk pembersihan kantor pemerintahan.

Inovasi penanganan lumpur pascabanjir dilakukan dengan penaburan bibit rumput untuk mengurangi polusi debu. Dukungan teknis juga diberikan oleh Yonzipur 10/JP/2 Kostrad.

Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan menjadi bukti keseriusan pemerintah memastikan hak-hak warga terdampak bencana terpenuhi, sekaligus memulihkan kondisi psikologis dan sosial masyarakat sebelum memasuki bulan suci.

Beri Komentar

Artikel Terkait