Syariah

Masjid Oman Al-Makmur Gelar Daurah Al-Qur’an Ramadhan 1447 H

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Daurah Al-Qur’an Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru (Lampriet), resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, Jum’at, 20 Februari 2026.

Kegiatan rutin tahunan yang digagas Badan Kemakmuran Masjid (BKM) tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Mereka dibagi ke dalam tiga kelas pembelajaran, yakni iqra/tahsin, ziyadah (penambahan hafalan), dan muraja’ah (pengulangan hafalan).
Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan bahwa pembukaan daurah Al-Qur’an ini bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, melainkan bagian dari ikhtiar strategis dalam membangun generasi qurani di Kota Banda Aceh.
Menurutnya, di era digital saat ini generasi muda menghadapi tantangan besar berupa paparan informasi tanpa batas, termasuk konten yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. 
Ia menilai degradasi adab, lemahnya literasi agama, serta rendahnya kedisiplinan menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.
“Pembangunan kota tidak cukup hanya secara fisik. Ia harus diimbangi dengan pembangunan karakter agar tidak timpang. Perubahan kota harus dimulai dari perubahan manusia. Dan manusia dibentuk oleh nilai, oleh akhlak, oleh Al-Qur’an,” ujarnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendukung program pembinaan masjid, penguatan TPA/TPQ, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan agama.
Daurah ini, kata dia, merupakan bagian dari kesinambungan program tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan umat dan pusat peradaban.
Menurutnya, sejak masa Rasulullah SAW, masjid telah menjadi pusat pendidikan, musyawarah, dan pembinaan karakter.
Afdhal menambahkan, keberlanjutan capaian pembangunan pemerintah sangat bergantung pada kesadaran kolektif dan kekuatan nilai spiritual masyarakat. 
Dalam konteks itu, peran masjid seperti Masjid Oman Al-Makmur menjadi sangat strategis.
Kepada para peserta, ia mengingatkan bahwa banyak generasi muda yang cerdas secara akademik namun lemah dalam kedisiplinan dan daya tahan mental.
Budaya instan (instant culture) membuat sebagian anak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Oleh sebab itu, program pembinaan generasi muda di Banda Aceh terus diperkuat melalui sekolah, dayah, dan kegiatan masjid.
Ia mencatat, partisipasi anak-anak dalam kegiatan keagamaan setiap Ramadhan menunjukkan tren peningkatan yang positif.
“Ini potensi besar yang harus terus dibina secara konsisten,” katanya.
Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari para orang tua. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah atau masjid, tetapi juga oleh lingkungan keluarga.
“Tanpa dukungan orang tua, pembinaan tidak akan optimal. Sinergi rumah dan masjid adalah kunci lahirnya generasi qurani,” ujarnya.
Pemko Banda Aceh, lanjutnya, akan terus memfasilitasi kegiatan pembinaan Al-Qur’an di masjid-masjid, memperkuat program kepemudaan berbasis keagamaan, serta mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pembangunan karakter.
“Kami berharap daurah di Masjid Oman ini melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, disiplin dan berintegritas, serta siap menjadi penerus pembangunan kota,” pungkasnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai momentum kebangkitan spiritual.
image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Beri Komentar

Artikel Terkait