Pendidikan

Ketua IKA USK Prihatin Bentrokan Mahasiswa, Perusakan Fasilitas Kampus Harus Diusut Tuntas

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK) Amal Hasan SE MSi menyampaikan keprihatinannya dan sangat menyayangkan terjadinya insiden antar kelompok mahasiswa di kampus USK yang berujung pada aksi anarkis terbakarnya gedung laboratorium di Fakultas Pertanian.

Ia berharap semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan komentar pendapat dan penilaian yang tidak pada tempatnya.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Dalam situasi seperti saat ini semua pihak harus berperan untuk bisa mendinginkan dan menciptakan suasana yang kondusif di seluruh wilayah kampus Jantong Hate rakyat Aceh,” imbau Amal Hasan, Kamis (21/5/2026).

“Kita sangat menyayangkan terjadinya insiden bentrokan mahasiswa antar fakultas yang berujung pada terbakarnya laboratorium Fakultas Pertanian. Kita berharap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, semua pihak yang terlibat harus bisa menahan diri. Mari kita semua menyikapi insiden ini dengan bijak dan dapat diselesaikan dengan baik secara internal maupun melalui penegak hukum agar menjadi terang benderang mengungkap semuanya secara tuntas,” ujar Amal Hasan.

Baca Juga:  Prof T Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry

Amal Hasan berharap pihak Rektorat dan segenap elemen di USK bisa bersama-sama mendinginkan suasana.

Para mahasiswa yang terlibat bentrokan juga diharapkan bisa arif bersikap dalam menyelesaikan persoalan, tidak terpancing dengan aksi-aksi anarkis.

Apalagi USK telah mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 15 tahun 2025 tentang Kode Etik Mahasiswa.

“Mahasiswa itu calon intelektual, tulang punggung bangsa yang memikul tanggung jawab besar sebagai agent of change, kalau ada masalah selesaikanlah secara persuasif, komunikatif, solutif dan konstruktif,” harap Amal Hasan.

Baca Juga:  Kuliah Perdana Doktor Hukum Unimal, Prof Muttaqin: Hukum Adat Aceh Bisa Jadi Laboratorium Disertasi Kelas Dunia 

Amal Hasan yang juga Ketua Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Aceh ini menambahkan, para dosen dan civitas akademika di masing-masing fakultas dalam lingkungan USK bisa mengarahkan mahasiswa untuk tidak terpancing dan tidak terlibat dalam hal-hal yang berbau anarkis.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) harus menjadi juru damai dan berperan sebagai diplomat kampus dalam menciptakan suasana kekeluargaan antar mahasiswa.

Sementara terkait kerusakan fasilitas kampus akibat aksi bentrokan mahasiwa Fakultas Pertanian dengan Fakultas Teknik, Amal Hasan meminta agar bisa diusut tuntas, sehingga terungkap motif di baliknya.

“Ya, perlu diusut tuntas. Kita percaya penanganan oleh aparat kepolisian akan bekerja profesional untuk mendalaminya, dan dimintai pertanggungjawabannya,” pungkas Amal Hasan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait