Aceh

Illiza Kenang Pengabdian Abu Doto, Kepergiannya Kehilangan Besar bagi Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Aceh atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah atau akrab disapa Abu Doto, yang meninggal dunia di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Sabtu siang (13/6/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian tokoh yang selama ini dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan sejarah Aceh modern.

Begitu menerima kabar kondisi kesehatan Abu Doto yang menurun, Illiza bersama suaminya, Amir Ridha, langsung menuju ruang perawatan intensif RSUDZA untuk melihat langsung kondisi almarhum dan memberikan penghormatan terakhir.

Suasana haru tampak menyelimuti ruang ICU ketika Illiza berada di sisi pembaringan Abu Doto. Kepergian mantan gubernur yang juga dikenal sebagai tokoh perjuangan dan perdamaian Aceh itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pihak, termasuk bagi Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Banda Aceh, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Abu Doto. Beliau merupakan salah satu putra terbaik Aceh yang telah memberikan pengabdian besar bagi daerah dan masyarakat Aceh,” ujar Illiza.

Baca Juga:  Erick Thohir Tunjuk Rudi Yulianto sebagai Plt Ketua PSSI Aceh

Menurut Illiza, wafatnya Abu Doto bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga merupakan kehilangan besar bagi seluruh rakyat Aceh.

Selama hidupnya, Abu Doto dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, berbagai kontribusi yang telah diberikan almarhum selama menjabat sebagai gubernur maupun dalam kapasitasnya sebagai tokoh masyarakat akan selalu dikenang oleh generasi Aceh.

Dedikasi dan pemikiran Abu Doto, kata Illiza, menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan dan perdamaian Aceh.

“Beliau adalah figur yang selalu mengedepankan persatuan, kebersamaan, dan kedamaian. Pengabdian serta pemikiran beliau akan terus menjadi bagian dari sejarah Aceh yang tidak akan terlupakan,” katanya.

Illiza juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan segala kesalahan serta kekhilafannya diampuni.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf dan dosanya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Kepergian Abu Doto memang meninggalkan jejak duka yang mendalam di tengah masyarakat Aceh.

Baca Juga:  Gempar! Dua Ruko Jadi Pabrik Sabu Jaringan Internasional di Pidie Digerebek, 1,1 Ton Barang Bukti Disita

Sejak kabar wafatnya menyebar, berbagai ungkapan belasungkawa terus mengalir dari kalangan ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pejabat pemerintah, hingga masyarakat umum yang mengenang jasa-jasa almarhum selama mengabdi untuk Aceh.

Sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Aceh pasca-konflik, Abu Doto dikenal luas karena perannya dalam memperjuangkan perdamaian dan pembangunan daerah.

Kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat itu menjadi bagian dari fase penting dalam perjalanan pemerintahan Aceh setelah lahirnya perdamaian.

Ribuan masyarakat turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Jenazah dishalatkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh usai salat Ashar sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Teurubue Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie untuk dimakamkan.

Bagi Illiza, sosok Abu Doto akan selalu dikenang sebagai seorang pemimpin yang tulus mengabdi dan mencintai Aceh dengan sepenuh hati.

Warisan pemikiran, keteladanan, serta dedikasinya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat Aceh.

“Selamat jalan Abu Doto. Terima kasih atas segala pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan untuk Aceh. Jasa-jasa beliau akan selalu dikenang oleh rakyat Aceh,” tutup Illiza.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait