Komunitas

Pendakwah Aceh Tgk Kasem Meninggal Dunia, Jejak Dakwah dan Kritik Sosialnya Dikenang

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Kabar duka menyelimuti dunia dakwah Aceh. Pendakwah Tgk Muhammad Kasem atau akrab dengan sapaan Tgk Kasem Meukat Ubat, meninggal dunia pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tgk Muhammad Kasem mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tanjung Pura.

Kabar meninggalnya pendakwah tersebut kemudian beredar luas melalui media sosial dan disambut dengan ucapan duka dari sejumlah kalangan.

Salah seorang pegiat media sosial, Syakya Meirizal, turut menyampaikan kabar duka tersebut melalui unggahannya.

“Innalillahi wainna ilaihi raji’un telah berpulang ke rahmatullah Tgk. Kasem di rumah sakit Tanjung Pura. Semoga Allah ampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum dan Allah tempatkan dalam surga-Nya. Amin yaa rabbal alamin,” tulis Syakya di media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan, setelah meninggal dunia, jenazah Tgk Muhammad Kasem dibawa pulang ke kawasan Sungai Raya, Aceh Timur.

Baca Juga:  Polisi Tunggu Hasil Visum dan CT Scan Usut Meninggalnya Mahasiswa Poltekpel Malahayati

Selanjutnya, jenazah akan dishalatkan sebelum dibawa ke kampung halamannya di Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk dimakamkan.

Kepergian Tgk Muhammad Kasem meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya melalui aktivitas dakwah dan berbagai pemikirannya mengenai persoalan sosial kemasyarakatan di Aceh.

Tgk Kasem dikenal sebagai salah satu pendakwah yang tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga kerap mengangkat berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Dalam dakwahnya, ia dikenal cukup berani menyampaikan kritikan sosial terhadap kondisi kehidupan masyarakat maupun pemerintahan.

Kritik tersebut disampaikan sebagai bagian dari kepeduliannya terhadap persoalan sosial dan dinamika kehidupan masyarakat Aceh.

Pemikiran dan gaya penyampaiannya membuat sosok Tgk Kasem memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat dan dunia dakwah Aceh.

Sejumlah ucapan belasungkawa juga bermunculan di media sosial. Salah satunya menyebut kepergian Tgk Kasem sebagai kehilangan bagi keberagaman dunia dakwah dan pergerakan di Aceh.

Baca Juga:  Milad ke-65 USK, FH USK Gelar Pekan Pengabdian Masyarakat ke-10 di Aceh Besar

“Innalilliahi wa Inna ilaihi Raji’un. Selamat jalan Prof Kasem. Telah mewarnai keberagaman dunia dakwah Aceh dan pergerakan. Insya Allah Asoe syurga. Aamiin,” demikian salah satu ungkapan duka yang beredar.

Sosok Tgk Kasem selama ini dikenal melalui kiprahnya dalam menyampaikan dakwah yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat.

Ia kerap menjadikan berbagai persoalan sosial sebagai bagian dari materi dakwahnya, termasuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan maupun kondisi pemerintahan yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Kepergiannya menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, jamaah, serta masyarakat yang selama ini mengikuti aktivitas dakwahnya.

Kabar duka tersebut juga mengundang doa dari masyarakat Aceh agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait