BANDA ACEH, Infoaceh.net — Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola U-43 Se-Aceh Pangdam IM Cup Tahun 2026 setelah menundukkan Buldozer FC dengan skor 2-1 pada partai final di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu (22/8/2026) malam.
Turnamen yang diikuti 33 tim dari berbagai kabupaten/kota di Aceh tersebut secara resmi ditutup oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo usai pertandingan final.
Laga puncak berlangsung sengit sejak menit awal. Kodim 0110/Abdya dan Buldozer FC sama-sama tampil agresif serta berusaha menguasai jalannya pertandingan. Kedua tim menunjukkan permainan terbaik setelah sebelumnya melewati sejumlah pertandingan dan menyingkirkan lawan-lawan dari berbagai daerah di Aceh.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Dukungan penonton yang memadati stadion turut menambah atmosfer persaingan di partai puncak tersebut.
Hingga pertandingan berakhir, Kodim 0110/Abdya mampu mempertahankan keunggulan dan memastikan kemenangan 2-1 atas Buldozer FC.
Hasil itu mengantarkan tim asal Abdya tersebut mengangkat trofi sebagai kampiun Pangdam IM Cup 2026.
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan sebuah turnamen tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, kompetisi olahraga harus mampu menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat persatuan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang begitu luar biasa. Sebanyak 33 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menyatukan masyarakat dari berbagai daerah,” ujar Pangdam IM.
Ia juga mengingatkan para pemain agar menjadikan kompetisi sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan disiplin dan fair play.
“Saya berpesan agar seluruh pemain bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta fair play. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah menjaga persaudaraan, menghormati lawan, dan memberikan permainan terbaik,” tegasnya.
Turnamen Sepak Bola U-43 Se-Aceh Pangdam IM Cup 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain menjadi wadah kompetisi bagi para pemain sepak bola usia 43 tahun ke atas, turnamen tersebut juga diarahkan sebagai sarana pembinaan olahraga sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat dari berbagai daerah di Aceh.
Kehadiran 33 tim menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola. Kompetisi tersebut juga mempertemukan pemain, official, dan pendukung dari berbagai kabupaten/kota dalam suasana persaudaraan.
Pangdam IM turut memberikan apresiasi kepada panitia, wasit, perangkat pertandingan, official, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen hingga berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi semata.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, disiplin, serta memiliki semangat kebersamaan.
“Saya berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas dalam mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan masyarakat Aceh. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga, menjaga kesehatan, serta membangun Aceh yang semakin maju, sehat, harmonis, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.
Dengan kemenangan 2-1 atas Buldozer FC, Kodim 0110/Abdya resmi menyandang gelar juara Turnamen Sepak Bola U-43 Se-Aceh Pangdam IM Cup Tahun 2026.
Berakhirnya turnamen tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi yang tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan antarkabupaten dan kota se-Aceh.


















