Aceh Besar, Infoaceh.net — Sebanyak 1.056 pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di Aceh meramaikan Competition of Religion, Art, Science, and Education (CLASSIC) XI yang digelar Dayah Insan Qur’ani (IQ) Aceh Besar selama lima hari, 3–7 Oktober 2026.
Para peserta memperebutkan sejumlah piala bergilir, di antaranya Piala Juara Umum Kepala Baitul Mal Aceh untuk tingkat SD/MI, Piala Kakanwil Kemenag Aceh untuk tingkat SMP/MTs, serta Piala Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk tingkat SMA/MA.
Kegiatan yang memadukan unsur keagamaan, seni, sains, dan pendidikan ini resmi dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh Efendi mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Pimpinan Dayah Insan Qur’ani, Ustaz Muzakkir Zulkifli menjelaskan CLASSIC merupakan program tahunan yang digagas oleh Organisasi Santri Dayah Insan Qur’ani (OSDIQ) dan sejak awal penyelenggaraannya tidak pernah memungut biaya pendaftaran.
“Perlu kami sampaikan bahwa event Classic yang diikuti ribuan siswa ini tidak ada biaya pendaftaran atau gratis. Kebijakan ini menjadi bentuk edukasi bagi panitia agar memahami nilai keikhlasan dan kemandirian dalam bekerja. Santri harus berjiwa memberi, meskipun pemberiannya tidak selalu berupa materi,” ungkap Muzakkir.
“Mungkin ke depan, wadah Alumni Shadiq bisa mengambil peran lebih dalam menyukseskan event tahunan ini,” lanjutnya.
Ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan dewan guru Dayah Insan Qur’ani yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Dengan ditiadakannya biaya pendaftaran, kami berharap CLASSIC ini bisa menjangkau seluruh lapisan dunia pendidikan, demi meningkatkan potensi berprestasi anak didik kita semua,” ujarnya.
Ia mengimbau para peserta agar memanfaatkan CLASSIC sebagai wadah untuk mengasah potensi, kreativitas, serta semangat berkompetisi dalam berbagai bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Muzakkir juga mengajak seluruh hadirin bersama-sama membantu pembangunan kampus utama Dayah IQ di Kayee Kunyet, Blang Bintang.
“Kita berharap kampus utama di Blang Bintang dapat segera selesai, agar proses pendidikan dan pembinaan anak-anak kita dapat berjalan optimal. Terutama untuk mewadahi minat olahraga para santri yang luar biasa besar,” ungkapnya.
Ketua Panitia CLASSIC XI, Patria Brilian Amin, dalam laporannya merincikan bahwa CLASSIC tahun ini memperlombakan 28 cabang yang mencakup bidang agama, seni, olahraga, dan sains. Cabang lomba tersebut terdiri atas enam cabang tingkat SD/MI, 11 cabang tingkat SMP/MTs, delapan cabang tingkat SMA/MA, serta tiga cabang tingkat umum.
“Penyelenggaraan CLASSIC tahun ini sukses menarik perhatian yang luar biasa dengan total 1.056 peserta dari berbagai instansi pendidikan se-Provinsi Aceh. Angka fantastis ini menjadi bukti nyata tingginya minat para pelajar hebat di Aceh untuk mengukir prestasi gemilang bersama Dayah Insan Qur’ani,” ujarnya.
Tahun ini, CLASSIC XI mengusung tema “Challenges Sharpen Minds: Victories Illuminate the Future”, yang bermakna “Tantangan mengasah pikiran; kemenangan menerangi masa depan.”
Tema tersebut menggambarkan bahwa setiap tantangan bukan sekadar rintangan, melainkan bagian dari proses membentuk pola pikir yang lebih tajam, keberanian yang lebih kuat, serta kemampuan untuk terus berkembang.
Sebagaimana sesuatu menjadi tajam karena diasah, manusia pun menjadi lebih matang melalui setiap kesulitan dan pengalaman yang dilaluinya.
Hadir dalam pembukaan CLASSIC tersebut, Pembina Yayasan IQ, Wakil Ketua Yayasan Ust. M. Raihan serta sejumlah tamu undangan lainnya.

















