Umum

Kamis Besok, Jamaah Haji Aceh Menuju Arafah

MEKKAH — Jamaah Haji Aceh bergerak menuju ke Arafah, Kamis besok, 7 Juli 2022 atau 8 Zulhijjah (dalam perhitungan Pemerintah Arab Saudi).

“Seluruh jamaah haji Aceh bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf yang merupakan puncak dari ibadah haji. Segala sesuatu telah dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. Bahkan beberapa hari terakhir ini rutin dilakukan rapat baik antara Maktab, Kloter dan para Ketua Rombongan maupun Ketua Regu,” jelas satu Karom Kloter 1 Embarkasi Haji Aceh (BTJ 01) H Akhyar MAg, Rabu (6/7).

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

“Hal ini dimaksudkan agar semua persiapan dapat berjalan sesuai rencana. Pihak Arab Saudi yang menjadi ahlil bait tidak main-main pada musim haji tahun ini, terutama masalah keamanan. Hampir setiap sudut tempat-tempat penting disiagakan askar (polisi) yang senantiasa memantau gerak gerik jamaah,” imbuh Kasi Bimas Islam Kankemenag Aceh Besar ini.

“Bahkan untuk Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), setiap jamaah yang masuk ke sana dibekali satu gelang yang menegaskan bahwa benar jamaah tersebut adalah jamaah haji. Di hotel tempat menginap pun, ada intel yang berada bersama jamaah untuk memata-matai apakah ada non jamaah yang menyusup ke dalam hotel tersebut,” ungkap Ustadz Akhyar, yang pernah menjadi Petugas Kloter dan jamaah pada musim-musim haji sebelumnya.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

“Di Masjidil Haram meskipun bus shalawat yang membawa jamaah ke masjid, sudah tidak berjalan lagi terhitung tanggal 4 Juli yang lalu, ternyata tidak menyurutkan langkah jamaah untuk shalat di Masjidil Haram,” lanjut mantan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Kota Subulussalam.

“Hal ini terbukti masjid kiblat umat Islam dunia ini, masih penuh sesak dan askar berbagai satuan sangat ketat mengawasi, mengatur setiap pergerakan jamaah,” lapor Tgk Akhyar, yang pernah menjadi Penghulu di KUA Kandepag Banda Aceh dan Penyuluh Kankemenag Aceh Besar.

Jamaah BTJ 01 dan 02 BTJ 02 yang berada di satu maktab yaitu 14 Sektor 3 Makkah ini, sepakat mengambil nafar tsani (berada di Mina hingga tanggal 13 Zulhijjah),” ujar Akhyar yang pernah mengabdi di PHU dan Subbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh.

Lanjutnya, animo seluruh jamaah untuk menghadapi Armuzna ini sangat luar biasa. Mengingat kali ini adalah haji akbar (wukuf di Arafah pada hari Jumat),” jelasnya.

Akhir laporan jelang Arafah, ajak Ustadz Akhyar, bahwa mengingat cuaca yang sangat panas di Makkah, doa seluruh keluarga dan masyarakat Aceh sangat diharapkan agar proses perjalanan haji dapat berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah Selasa, 5 Juli 2022 kemarin, seluruh jamaah Aceh mendapat sebuah payung untuk masing-masing agar dipakai di waktu Armuzna. Katanya payung tersebut berasal dari Syekh Balthou (Abdul Latief Baltou) Nazir Wakaf Baitul Asyi,” pungkas Akhyar, yang pernah meraih Kepala KUA Teladan Aceh ini.

Sementara, dari Kloter 5 Embarkasi Haji Aceh (BTJ 05) yang merupakan kloter pelangi asal jamaah dari 10 kabupaten/kota di Aceh, dilaporkan, bahwa untuk Khatib saat wukuf ialah Ustadz H Abrar Zym SAg MH, yang juga Kakankemenag Kota Banda Aceh.

H Abrar sebelumnya juga sebagai Kakankemenag Aceh Besar dan Kabid PHU Kanwil Aceh, serta penah menjadi Ketua Sektor.

Sementara untuk imam shalat jamak diimami oleh Ustadz Syauqi A Madjid, jamaah Kloter 6 yang bergabung dengan Embarkasi Haji Medan (KNO). Lanjut doa dipandu Tgk H Muhamad Faisal bin Sanusiy dan muazzin oleh Astabari bin Abdullah. Demikian laporan dari Ketua Kloter/TPHI Tharmizi SAg yang juga Kasi di Kankemenag Naga Raya dan mantan Kasi PHU Kankemenag Aceh Barat, dan Pembimbing Ibadah/TPIHI Drs H Arijal MSi yang juga Kabid PHU Kanwil.

Sementara Petugas Kloter 5 juga melaporkan, umumnya jamaah dalam keadaan sehat. Sampai hari ini ibadah dilakukan di musalla hotel.

“Dan sampai Rabu, 13 Juli 2022 tidak ada lagi mobil shalawat ke Masjidil Haram,” lapor Ketua Kloter.

Lanjutnya, Pukul 10.00 WAS hari Sabtu 2 Juli 2022 telah diadakan manasik bersama jamaah tentang persiapan Armuzna.

Lapor Tharmizi lagi, ada satu jamaah yang bernama Fauziah (Aceh Besar) yang sempat dirawat di KKHI Makkah, dan kini telah kembali ke maktab.

“Ada 2 jamaah rencana akan disafari-wukufkan pada hari Arafah. Namun masih menunggu keputusan dari KKHI,” imbuhnya.

“Rerata jamaah batuk, nyeri kerongkongan, pilek, dan sakit kepala beserta demam/lemas karena cuaca yang ekstrem. Namun konsumsi terkendali dan lancar,” tutupnya, yang kloternya sama dengan kloter lainnya siapkan jamaah menuju Arafah. (IA)

image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Artikel Terkait