Ekonomi

Gunakan Kompor Induksi, Pedagang Kuliner Pantai Lampuuk Mengaku Untung Berlipat

BANDA ACEH — Kompor induksi yang menggantikan gas LPG dirasakan manfaatnya langsung oleh beberapa pelaku UMKM di Pantai Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar.

Pasalnya, tahun lalu PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh mengajak sembari menyerahkan bantuan kompor induksi kepada 83 pelaku UMKM untuk beralih menggunakan kompor induksi agar lebih aman dan efisien.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Bantuan tersebut diserahkan bulan Juni 2021, yang merupakan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian PLN dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama kepada pelaku usaha kuliner.

Dengan kata lain, setidaknya pelaku UMKM Pantai Lampuuk sudah menggunakan kompor induksi selama 1 tahun terakhir.

Anisrullah selaku ketua pengelola wisata kuliner pantai lampuuk menyatakan dengan menggunakan kompor induksi proses memasak menjadi lebih cepat, lebih hemat dan lebih bersih.

Baca Juga:  BSI Fasilitasi Sertifikasi Halal 275 UMKM Aceh, Targetkan KUR Rp350 Miliar

“Menggunakan kompor induksi lebih hemat, biasanya para pedagang menggunakan 1 tabung gas seharga Rp 35.000 habis dalam waktu 4 hari. Sedangkan setelah menggunakan kompor induksi, kami hanya mengisi token Rp 20.000 bisa sampai 5-6 hari,” terangnya, Jum’at (22/7).

83 pelaku usaha kuliner yang masih menggunakan kompor induksi tersebut juga turut mengisahkan pengalaman mereka setelah 1 tahun menggunakan kompor induksi. Diantaranya ada orange café, wisata kuliner pantai, dan kuala seafood.

Mereka menuturkan, “Saat berjualan menggunakan kompor gas, keuntungan yang didapat dalam 1 minggu adalah Rp 1.000.000. Namun setelah beralih pada kompor induksi, keuntungan wisata kuliner pantai tersebut bisa mencapai Rp 2.200.000 setiap minggunya,” sambung salah satu pedagang kuliner.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Warga, Solusi Bangun Andalas Evaluasi Program CSR di Lhoknga-Leupung

Tidak hanya gebrakan kompor induksi yang diinisiasi, PLN UIW Aceh juga telah menyiapkan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) dengan daya 5.500 VA di beberapa titik keramaian sekitar pantai Lampuuk untuk mempermudah operasional pelanggan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh Parulian Noviandri menuturkan pada kesempatan ini, PLN turut berkolaborasi dengan para UMKM di Provinsi Aceh yang telah menggunakan kompor induksi dan peralatan listrik lainnya untuk kebutuhan usahanya.

“Sehingga kami ingin menunjukkan juga bahwa Aceh telah siap untuk transisi ke gaya hidup baru serba listrik yang tentunya lebih ramah lingkungan, salah satunya yakni penggunaan kompor induksi,” ujar Noviandri. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait