Politik

Jokowi Sesat Berpikir Kalau Maksa Jadi Ketum PSI

Infoaceh.net – Sikap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, atas pencalonan sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), bakal menentukan citra publik terhadap dirinya.

Pengamat Citra Institute, Efriza menilai, sebagai politikus, Jokowi sesungguhnya sudah mencapai puncak tertinggi karier Politik.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Sebab ia sudah selesai seluruh jabatan politiknya, di balik keberhasilan dirinya yang hanya anggota partai (PDIP) semata begitu mengkilap,” ujar Efriza kepada RMOL, Jumat, 23 Mei 2025.

Baca Juga:  DPRK Sabang Buka Jalan Investasi, Regulasi Baru Disiapkan Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Dia menjelaskan, saat hanya menjadi kader PDIP saja, Jokowi berhasil menjajaki kekuasaan eksekutif di tiga tingkatan.

“Sebagai Walikota, Gubernur, dan Presiden, itu nilainya lebih tinggi daripada ketua umum partai,” tutur Efriza.

Oleh karena itu, magister Ilmu Politik Universitas Nasional itu meyakini, publik tidak akan habis pikir dengan Jokowi apabila benar-benar mengambil jabatan Ketum PSI.

Baca Juga:  Putra Aceh Utara Khaidir Abdurrahman Terpilih Jadi Anggota BPK RI 2026–2031

“Jika ia (Jokowi) merasa satu-satunya portofolio dirinya yang kurang adalah sebagai ketua umum partai atau pimpinan partai, itu pikiran keliru, sesat berpikir,” tandas Efriza.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait