Ekonomi

PLN Pastikan Keandalan Listrik Saat Nataru dan Peringatan Tsunami di Aceh

BANDA ACEH — PLN Unit Induk Distribusi (UID)Aceh menyiapkan sebanyak 1.508 personel dalam rangka menjaga kehandalan listrik peringatan natal 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru).

“Alhamdulillah kita sudah menyiagakan personel dan juga peralatan serta posko guna memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat di Aceh,” kata General Manager PT PLN UID Aceh, Parulian Noviandri di Banda Aceh, Sabtu (24/12).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela kunjungannya di beberapa posko pengamanan jelang Natal dan tahun baru di Banda Aceh.

Selain pelaksanaan Nataru, PLN juga memastikan keandalan listrik untuk peringatan 18 tahun tsunami Aceh.

Baca Juga:  DPRK Terima Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Belanja Diusul Naik 19 Persen Jadi Rp1,57 Triliun

“Hari ini kami mengunjungi Masjid Keuchik Leumik yang mana dilaksanakan ceramah oleh Ustadz Abdul Somad dan juga kami mengunjungi Gereja Katolik yang berada di Simpang Lima Banda Aceh, kami memastikan suplai listrik dalam kondisi baik.

Nanti pada tanggal 26 Desember tentu banyak masyarakat yang akan melaksanakan ziarah dan kegiatan lainnya memperingati tsunami Aceh. Tentu kami memastikan kehadalan agar kegiatan tersebut berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan personel yang disiapkan tersebut terdiri dari 273 personel PLN, 1.235 personel tenaga alih daya dan mitra kerja.

Baca Juga:  APBK Perubahan 2026 Kota Banda Aceh Disahkan Rp1,57 Triliun

Kemudian peralatan pendukung 60 unit, kendaraan pendukung 198 unit dan material cadang gangguan tersedia dalam jumlah cukup.

Pihaknya juga telah membentuk posko di 81 lokasi dan ada 32 posko untuk lokasi VVIP.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat di Aceh dalam rangka menghadapi natal, peringatan tsunami dan tahun baru,” katanya.

Ia juga memastikan seluruh personel PLN di wilayah Aceh tetap meningkatkan kesiapsiagaan menyusul cuaca hujan yang masih melanda Aceh.

“Kita harus siap siaga dalam kondisi apapun sehingga pelayanan kepada pelanggan berjalan maksimal,” katanya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait