Nasional

Biaya Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Rp 1 Triliun per Hari

JAKARTA— Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Burhanuddin Abdullah mengatakan biaya program makan siang dan susu gratis yang diusung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai Rp 1 triliun per hari.

Hal itu disampaikan Burhanuddin dalam acara Peluncuran dan pemaparan Cita-Cita Negeri di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/12) malam.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dalam acara tersebut, Relawan Milenial Penerus Negeri awalnya merekomendasikan sejumlah kebijakan kepada Prabowo-Gibran jika menang di Pilpres 2024.

Usai menerima rekomendasi, Burhanuddin mengatakan sejumlah kebijakan yang direkomendasikan relawan sudah masuk dalam program Prabowo-Gibran. Menurutnya, aspirasi relawan secara umum akan bisa diakomodasi.

Baca Juga:  Polri Perkenalkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”

“Saya bisa mengambil beberapa contoh, hal-hal yang sama, hal-hal yang mirip ya, misalnya dengan keinginan untuk menciptakan lapangan pekerjaan, keinginan untuk merevitalisasi pendidikan, di programnya Prabowo-Gibran,” kata Burhanuddin dilansir dari CNN Indonesia.

Ia menyontohkan program makan siang dan susu gratis. Eks Gubernur Bank Indonesia ini mengatakan ada sekitar 82,9 juta masyarakat yang disasar menjadi penerima program tersebut.

“Anak-anak SD, SMP, SMA jumlahnya 44 juta. Anak balita 30 juta. Ditambah santri pesantren 5 juta. Ditambah ibu hamil 3 juta, jadi total 82,9 juta,” kata dia.

Ia menjelaskan setelah dihitung, biaya program itu sekitar US$1. Berarti, dalam sehari, dibutuhkan sekitar US$82,9 juta.

Baca Juga:  Sempat Tertahan di Aceh, 382 Jamaah Umrah Kini Lanjut Perjalanan ke Jawa Barat

“Berarti 82,9 juta dolar per hari, kira-kira sama dengan satu triliun lah per hari. Jadi setahun itu Rp300 triliun,” katanya.

Ia mengatakan untuk menjalankan program itu butuh 45 ribu dapur yang harus dibangun.

Menurutnya, program makan siang dan susu gratis ini akhirnya juga menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Apa yang dibutuhkan untuk mencapai itu? Ada 45.000 dapur yang harus dibangun, bukankah itu lapangan kerja? Pak Prabowo mengatakan pada saya, kita rekrut sarjana-sarjana baru. Kemudian kita akan beli bahan-bahan makanan untuk anak-anak kita itu dari para petani lokal,” kata dia. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait