Umum

Jokowi Harus Segera Insaf

Infoaceh.net -Aktivis Syahganda Nainggolan menilai langkah Presiden Prabowo Subianto memberi amnesti dan abolisi merupakan sinyal Politik yang menunjukkan jaga jarak dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Bahwa pemberian abolisi dan amnesti dari Prabowo ini sinyal meninggalkan Jokowi. Tapi apakah kemudian secara total kita nggak tahu,” kata Syahganda saat talkshow di salah satu TV Nasional dikutip redaksi Rabu, 6 Agustus 2025.

Menurutnya, saat ini Prabowo menghadapi tantangan global yang berat sehingga membutuhkan kekuatan politik nasional yang lebih luas melalui rekonsiliasi.

Baca Juga:  10 Paket Pengadaan Disdik Aceh Rp25,98 Miliar Tanpa Spesifikasi, Sebenarnya Apa yang Dibeli?

“Kebutuhan Prabowo sekarang untuk melakukan rekonsiliasi yang besar karena Prabowo mengalami tantangan dunia yang sangat besar. Ketika berhadapan dengan Donald Trump, dengan negara besar lainnya, dia butuh satu kekuatan semesta,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Sabang Merauke itu menyarankan agar Jokowi tidak terus memengaruhi kebijakan Presiden Prabowo.

“Dia nggak bisa gara-gara ada Jokowi nggak suka sama Megawati, nggak suka sama yang lainnya misalnya, kemudian itu dibawa sampai sekarang. Pak Jokowi harus insaf juga, jangan terus-terusan ingin mempengaruhi Prabowo,” tegas Syahganda.

Baca Juga:  Disdukcapil Jemput Bola ke Peunayong, 37 Warga Aktifkan Identitas Kependudukan Digital

Ia bahkan mengingatkan agar Jokowi mengambil sikap seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai lengser dari kekuasaan.

“Kalau menurut saya cukuplah Gibran dititipkan kepada Prabowo, sisanya udah kayak SBY aja, nggak ikut campur lagi cawe-cawe,” tandasnya. 

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait