Ekonomi

BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen, Hensat Singgung “Angka Favorit” Prabowo

Infoaceh.net -Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia tumbuh 5,12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II 2025.

Namun, rilis tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak yang menilai angka itu tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Menanggapi hal ini, Analis komunikasi Politik Hendri Satrio alias Hensat menilai BPS perlu memberi penjelasan lebih rinci atas capaian tersebut.

Baca Juga:  Usai Disetujui DPR, Prabowo Langsung Lantik Komjen Suyudi Jadi Kapolri

“BPS kasih angka 5,12 persen langsung menuai kritikan, seperti ada maksud asal Prabowo senang, apalagi 5+1+2=8, angka favorit Prabowo,” kata Hensat lewat akun X miliknya, Minggu, 10 Agustus 2025.

Disebutkan produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp5.947 triliun, sementara atas dasar harga konstan mencapai Rp3.396,3 triliun.

“Mestinya peneliti lebih hati-hati dalam angka, harus ada penjelasan lebih jauh atas angka itu,” sambung Founder Lembaga Survei Kedai KOPI tersebut.

Baca Juga:  Syariah Financial Fair 2026, Momentum Aceh Menarik Investor dan Memperkuat Ekonomi Rakyat

Kritik juga datang dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang bahkan melayangkan surat resmi kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengaudit BPS.

CELIOS menilai penting bagi BPS menjaga independensi, transparansi, dan integritas data agar terhindar dari dugaan intervensi kepentingan politik.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait