Politik

PDIP dan Perubahan Haluan: Dari Jokowi ke Prabowo, Gara-gara ‘Kader Durhaka’

Infoaceh.net -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) perlu memperbaiki keadaan akibat dampak dari perilaku kadernya, Joko Widodo alias Jokowi, dengan mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, dukungan PDIP kepada Prabowo bisa saja diartikan karena amnesti yang diberikan kepada Hasto Kristiyanto.

Jika melihat sejarah masa lalu, hubungan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo sudah lama terbangun bahkan sebelum adanya Partai Gerindra.

Baca Juga:  Abdullah Mantan Kepala Inspektorat Aceh Terseret Dugaan Pemalsuan Dokumen, Pengangkatan 2018 Dipersoalkan

*Bahkan orang sekeliling Prabowo Subianto juga pernah ber-PDIP. Dukungan PDIP kepada Prabowo tidak hanya didasari Politik tapi lebih dari itu,” kata Hari kepada RMOL, Rabu, 13 Agustus 2025.

Meskipun Prabowo diingkari akan perjanjian Batu Tulis oleh PDIP pada 2014 lalu, menurut Hari, PDIP telah menunaikan janji tersebut saat ini.

Baca Juga:  PNA Ganti Nama Jadi Partai Nusantara Aceh, Kantongi SK Kemenkum

“PDIP harus memperbaiki keadaan karena dampak dan perilaku ‘Kader Durhaka’ yang bernama Joko Widodo,” pungkas Hari.

Perjanjian Batu Tulis berisi tujuh pasal dengan pasal pamungkas soal komitmen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2014. Namun perjanjian tersebut kemudian tidak jadi nyata, di Pilpres 2014 silam PDIP mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait