Aceh

Satu Santri Hilang Korban Tenggelam di Sungai Mane Pidie Belum Ditemukan

Mane, Infoaceh.net – Tragedi memilukan melanda kawasan wisata arung jeram Jambo Adventure, Dusun Jambo Mie, Gampong Mane, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Ahad (24/8/2025).

Enam santriwati asal Kecamatan Tangse terseret derasnya arus sungai. Lima di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dalam proses evakuasi, personel Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie dipimpin Batituud Serma Said Fadil terjun langsung ke lokasi bersama tim SAR, polisi, dan masyarakat.

Peristiwa berawal saat rombongan santriwati Dayah Nurul Huda, Gampong Paya Guci, Tangse, yang berjumlah 13 orang didampingi dua ustaz, melakukan rekreasi dan makan siang di tepi sungai. Usai bersantap, sejumlah santri mandi di sungai.

Baca Juga:  Revisi UUPA Dimulai, Pemerintah Aceh Harapkan Kepastian Dana Otsus 2,5 Persen

Sekitar 15 menit kemudian, seorang santriwati terseret arus. Lima temannya yang berusaha menolong justru ikut terbawa derasnya aliran sejauh hampir satu kilometer.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga dan pihak arung jeram. Pencarian dilakukan dengan menyisir sungai bersama SAR, Polsek, dan masyarakat,” ujar Batituud Serma Said Fadil.

Baca Juga:  Kesaksian Korban terhadap Penanganan Bencana Aceh: 3 Hari Terjebak di Atap, 10 Bulan Ditelantarkan Pemerintah

Lima korban yang ditemukan meninggal dunia adalah:

Meisya binti Dahri (14)

Zikratun Rahmayani (15)

Husnul Khatimah (14)

Nurfatiha (14)

Makfirah (14)

Seluruh korban merupakan santri Dayah Nurul Huda asal Gampong Paya Guci dan Ulee Gunong, Kecamatan Tangse.

Hingga Senin sore (25/8/2025), seorang korban bernama Nurul Izzah (15), warga Gampong Paya Guci, belum ditemukan.

Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Mane.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait