Umum

Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang, Terbaru Asal Kota Langsa

Banda Aceh, Infoaceh.net – Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji Aceh tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Jumlah jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci bertambah menjadi 10 orang setelah seorang jamaah asal Kota Langsa dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi.

Jamaah tersebut adalah Razali Mahmud Ben (68 tahun), anggota Kelompok Terbang (Kloter) 04 Embarkasi Banda Aceh (BTJ) yang berasal dari Gampong Balee Krueng, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa.

Informasi wafatnya Razali Mahmud Ben disampaikan Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, H Darwin, pada Selasa (16/6/2026).

Menurut Darwin, almarhum meninggal dunia pada Senin (15/6/2026) pukul 21.10 Waktu Arab Saudi (WAS) saat berada di Kota Madinah.

Berdasarkan laporan petugas kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi, almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Haram, Madinah.

“Jamaah atas nama Razali Mahmud Ben dari Kloter 04 BTJ asal Kota Langsa wafat di Madinah pada Senin malam waktu setempat. Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Darwin.

Memiliki Riwayat Penyakit Jantung dan Diabetes

Berdasarkan data medis yang diterima PPIH, almarhum meninggal akibat Acute Coronary Syndrome (ACS) atau sindrom koroner akut yang merupakan kondisi gangguan serius pada aliran darah ke jantung.

Selain itu, almarhum juga diketahui memiliki sejumlah penyakit penyerta, di antaranya penyakit jantung iskemik kronis, gagal jantung kongestif, diabetes melitus tipe 2, serta komplikasi berupa abses kelenjar ludah.

Baca Juga:  Lahan Eks Kombatan GAM dalam Bayang-bayang Kepentingan Elite

Kondisi tersebut membuat kesehatan almarhum menurun selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Darwin mengatakan seluruh proses penanganan jamaah yang wafat telah dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi.

“Almarhum telah mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendampingan dari petugas haji. Seluruh hak jamaah yang wafat juga tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dimakamkan di Baqi Madinah

Sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi, jenazah Razali Mahmud Ben dimakamkan di Pemakaman Jannatul Baqi, Madinah.

Pemakaman Baqi merupakan salah satu kompleks pemakaman bersejarah dan paling dihormati umat Islam karena berada di dekat Masjid Nabawi serta menjadi tempat dimakamkannya sejumlah sahabat Nabi Muhammad SAW dan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.

PPIH berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima musibah tersebut.

“Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadah hajinya diterima sebagai haji yang mabrur,” ujar Darwin.

Data PPIH Embarkasi Banda Aceh menunjukkan mayoritas jamaah haji Aceh yang meninggal dunia tahun ini merupakan jamaah lanjut usia dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Hingga 16 Juni 2026, tercatat 10 jamaah haji Aceh meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi, yaitu:

Baca Juga:  Polda Aceh Musnahkan 2.538 Vape Getar Mengandung Narkoba

1. Razali Mahmud Ben (68) – Kloter 04, Kota Langsa, wafat di Madinah pada 15 Juni 2026 akibat sindrom koroner akut.

2. Muhammad Yusuf Bin Nafi (89) – Kloter 08, Bireuen, wafat di Madinah pada 14 Juni 2026 akibat hypovolaemic shock.

3. Nurdin Ali (69) – Kloter 10, Pidie, wafat di Makkah pada 5 Juni 2026 akibat cardiogenic shock dan pneumonia.

4. Mahdi Muhammad Sufi (60) – Kloter 02, Aceh Besar, wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Makkah pada 3 Juni 2026 akibat penyakit ginjal kronis.

5. Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74) – Kloter 10, Pidie, wafat pada 31 Mei 2026 akibat gangguan jantung dan pneumonia.

6. Sulasry Abdul Gani (74) – Kloter 05, Bireuen, wafat pada 31 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.

7. Aminah Ahmad (76) – Kloter 13, Pidie Jaya, wafat pada 30 Mei 2026 akibat gagal jantung kongestif akut.

8. Siti Salmijah (83) – Kloter 13, Pidie Jaya, wafat pada 28 Mei 2026 akibat congestive heart failure.

9. Maimunah Yusuf Ali (72) – Kloter 13, Aceh Tamiang, wafat di Arafah pada 26 Mei 2026 akibat gagal jantung kongestif akut.

10. Nurwaida Muhammad Yusuf (76) – Kloter 08, Bireuen, wafat pada 26 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait