Umum

Dua Karhutla Terjadi di Aceh Besar, 11 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari

ACEH BESAR, Infoaceh.net — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Aceh Besar, Ahad (23/8/2026). Dalam sehari, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 11 hektare.

Dua kejadian tersebut masing-masing terjadi di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, dan Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang. Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar, kejadian pertama dilaporkan di Gampong Lamtamot pada pukul 12.27 WIB.

Kebakaran terjadi di area lahan kebun milik Faisal (35). Api dilaporkan terus meluas setelah pemilik lahan membakar tumpukan dahan dan rumput kering hasil pembersihan kebun.

Awalnya, Faisal membersihkan lahan dan mengumpulkan dahan serta sisa rumput yang telah mengering. Material tersebut kemudian dibakar. Namun, api berkobar cukup besar dan merambat ke area lainnya sehingga pemilik lahan kewalahan mengendalikan kobaran api.

Melihat kondisi tersebut, pemilik lahan kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

BPBD Aceh Besar melalui Pos Seulimum mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan empat personel untuk melakukan pemadaman.

Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan hingga api berhasil dikendalikan. Proses penanganan selesai sekitar pukul 16.30 WIB.

Luas lahan yang terbakar dalam kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.

Kebakaran Meluas di Perbukitan Radar

Baca Juga:  Kapolri Diganti, Prabowo Usulkan Komjen Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit

Karhutla kembali terjadi di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar. Informasi kejadian diterima Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar pada pukul 20.29 WIB.

Kebakaran terjadi pada lahan padang ilalang yang berada di kawasan perbukitan Radar. Kondisi medan yang berada di area pegunungan membuat armada pemadam kebakaran kesulitan menjangkau titik api.

Cuaca yang terik ditambah kondisi ilalang, ranting dan material vegetasi yang kering menyebabkan api dengan cepat membesar dan menjalar ke area yang lebih luas.

BPBD Aceh Besar memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 8 hektare.

Petugas pemadam bersama personel gabungan TNI, Polri dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api. Di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau, pemadaman dilakukan secara manual menggunakan ranting dan dahan kayu.

BPBD Aceh Besar mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dengan dukungan 16 personel dalam penanganan kebakaran tersebut.

Setelah dilakukan upaya pemadaman dan pemantauan secara intensif, api dilaporkan berhasil padam sekitar pukul 23.35 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak berwenang.

BPBD Ingatkan Warga Tidak Sembarangan Bakar Sampah 

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos., M.Si., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Baca Juga:  Illiza Buka Muswil VIII ICMI Aceh, Dorong Cendekiawan Perkuat Ekonomi Umat

Menurutnya, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat membesar dan meluas apabila pembakaran tidak diawasi dengan baik.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan ketika membuka lahan maupun membakar tumpukan sampah di sekitar permukiman.

“Apalagi membakar lahan atau hutan secara sengaja, karena hal tersebut dapat berkaitan dengan ketentuan pidana,” demikian imbauan BPBD Aceh Besar dalam laporan tersebut.

BPBD juga meminta masyarakat segera berkoordinasi dengan aparat di tingkat gampong apabila menemukan kebakaran hutan dan lahan.

Warga dapat menghubungi Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun petugas BPBD agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga api tidak semakin meluas.

Untuk kondisi darurat kebakaran, masyarakat juga dapat menghubungi Emergency Call BPBD Aceh Besar di nomor 0811-6713-113.

Dalam penanganan karhutla di Gampong Data Makmur, sejumlah unsur turut terlibat, yakni Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Damkar BPBD Aceh Besar, TNI AU, Koramil Blang Bintang, Montasik dan Kuta Baro, Polsek Blang Bintang dan Montasik, serta masyarakat setempat.

Dua kejadian karhutla tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran lahan, khususnya pada kondisi vegetasi kering dan cuaca panas, berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

BPBD Aceh Besar mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menganggap remeh api dan segera melaporkan setiap titik kebakaran agar dapat ditangani sebelum meluas.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait