BANDA ACEH, Infoaceh.net – Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh bersama Halaman Jeda akan menggelar diskusi publik bertema “Sumpahku Dhahir dan Bathin” dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M Isa Alima, mengajak khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa untuk hadir serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Menurut Isa, diskusi publik ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, memperkuat semangat persatuan, serta merefleksikan makna Sumpah Pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saya berharap para pemuda dan mahasiswa dapat hadir untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, serta memperkuat komitmen kebangsaan. Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi juga tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata,” ujar Isa Alima, Rabu (14/6/2026).
Isa juga menyampaikan apresiasi kepada Rafly Kande, yang disebutnya sebagai inisiator kegiatan, sekaligus kepada Halaman Jeda yang telah menyediakan tempat untuk penyelenggaraan diskusi publik tersebut.
“Atas nama PBN Aceh, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kanda Rafly Kande atas inisiator dan dukungannya, serta kepada Halaman Jeda yang telah berkenan menjadi tempat terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber, donatur, dan simpatisan yang telah memberikan dukungan demi menyukseskan acara tersebut.
Diskusi publik ini akan menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, seniman, dan pimpinan lembaga, dengan harapan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan tanggung jawab generasi muda.
Jadwal dan Lokasi Kegiatan
– Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
– Waktu: Pukul 20.00 WIB hingga selesai
– Tempat: Halaman Jeda
– Alamat: Jalan Lebanon No. 2, Batoh, Banda Aceh
– Tema: “Sumpahku Dhahir dan Bathin”
Kegiatan ini juga akan diiringi syair dan puisi bernuansa keacehan sebagai bagian dari upaya memadukan semangat kebangsaan dengan kekayaan budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, PBN Aceh dan Halaman Jeda berharap semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi benar-benar tercermin dalam komitmen, integritas, persatuan, dan kontribusi nyata generasi muda bagi Aceh dan Indonesia.


















