Aceh

Pusat Kembalikan DAK dan TKD Aceh Rp1,6 Triliun, Pemulihan Bencana Jadi Prioritas Nasional

Banda Aceh, Infoaceh.net — Pemerintah Pusat memastikan pengembalian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh pada tahun anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun.

Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan DPR RI bersama sejumlah menteri, gubernur, dan bupati yang digelar di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, membenarkan pernyataan Menkeu tersebut dan menyebutkan bahwa pengembalian DAK dan TKD itu merupakan bagian dari komitmen serius Pemerintah Pusat dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah Sumatera secara umum.

“Iya benar, sebagaimana disampaikan oleh Menkeu Purbaya pada Rakor Pimpinan DPR RI bersama beberapa menteri, gubernur, dan bupati kemarin di Banda Aceh,” ujar Muhammad MTA, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga:  Jubir Pemerintah Aceh Balik Serang Safrizal: TKD Dikritik, Tapi Bungkam Dana Bencana Rp24,2 Triliun

Ia menjelaskan, selain menyiapkan konsentrasi anggaran khusus sekitar Rp60 triliun untuk pemulihan pascabencana di Sumatera, pengembalian DAK dan TKD Aceh sebesar Rp1,6 triliun tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemulihan bencana Aceh dan Sumatera telah ditetapkan sebagai prioritas nasional oleh Pemerintah Pusat sejak bencana terjadi.

“Pengembalian DAK atau TKD yang mencapai Rp1,6 triliun ini merupakan salah satu bukti kebijakan anggaran Pemerintah Pusat bahwa pemulihan bencana Aceh dan Sumatera adalah prioritas nasional,” tegasnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Muhammad MTA, menyambut baik kebijakan anggaran tersebut. Namun demikian, pihaknya masih menunggu secara resmi proses realisasi, mekanisme penyaluran, serta skema tindak lanjut yang akan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Ketua IKASI USK Pertanyakan Batas Kewenangan Jubir Pemerintah Aceh

“Secara resmi nantinya kita menunggu proses realisasi dan skema tindak lanjutnya. Jika ada perkembangan terbaru terkait hal ini, akan segera kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” kata dia.

Muhammad MTA menegaskan hingga saat ini berbagai langkah pemulihan terus dilakukan di Aceh dengan supervisi ekstra dari Pemerintah Pusat. Upaya tersebut meliputi pemulihan infrastruktur, layanan dasar masyarakat, hingga pemulihan ekonomi pascabencana.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Aceh, kata dia, selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dan saling menguatkan demi kebangkitan Aceh dari dampak bencana.

“Gubernur selalu berharap agar kita semua dapat terus bersatu demi Aceh yang lebih baik dan bangkit dari bencana ini. Terima kasih,” tutup Muhammad MTA.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait