Pendidikan

10 Peserta Tunarungu Ikuti Ujian UTBK-SNBT di USK

Banda Aceh, Infoaceh.net — Hari kedua pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh diwarnai momen inspiratif dengan kehadiran 10 peserta disabilitas (tunarungu) yang mengikuti ujian di Gedung Fakultas MIPA Blok C, Rabu (22/4/2026).

Kehadiran para peserta ini, mempertegas komitmen USK sebagai institusi pendidikan yang inklusif dan memberikan akses setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Rektor USK, Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA menegaskan, universitas telah menyiapkan pelayanan khusus untuk memastikan kenyamanan para peserta tersebut.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur dan sistem pelaksanaan ujian di USK ramah terhadap penyandang disabilitas. Bagi kami, keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi, dan USK hadir untuk memfasilitasi semangat juang mereka,” ujar Prof Mirza Tabrani.

Baca Juga:  Direktur KSKK Madrasah Apresiasi Inovasi dan Layanan Inklusif MTsN 1 Banda Aceh

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan petugas pengawas yang memiliki kemampuan komunikasi khusus serta pengaturan ruangan yang aksesibel untuk menjamin kenyamanan peserta selama proses ujian berlangsung.

“Kehadiran mereka di ruang ujian adalah bukti nyata dari keberanian dan kerja keras. USK berkomitmen tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi rumah yang inklusif di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi bangsa di masa depan,” tambah Prof Mirza.

Pelaksanaan ujian di Gedung FMIPA Blok C berjalan lancar dengan standar operasional prosedur yang ketat namun tetap humanis.

Baca Juga:  FK USK Teken Pakta Integritas, Wujudkan Pendidikan Dokter Bebas Perundungan

Pihak universitas berharap keberhasilan pelaksanaan ujian bagi peserta disabilitas tahun ini dapat terus ditingkatkan guna memperkuat posisi USK sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial dalam pendidikan.

Adapun rincian peserta disabilitas meliputi sembilan laki-laki dan satu perempuan, yaitu: Fathan Muyassar, Muhammad Riski Pratama, Rifki Julian, Risky Ferdyansyah, Bayhaqi, Teuku Sultan Syah Redhy, Muhammad Afdhalul Yasin, Muhammad Dzaky Izzuddin, Muhammad Fashihul Lisan dan Adilla Zahra Luthfia.

Rektor USK Prof Mirza mengungkapkan USK akan membuka ruang yang lebih besar bagi terselenggaranya pendidikan inklusif sehingga setiap generasi muda memiliki akses yang sama untuk belajar di USK sebagai kampus jantong hate rakyat Aceh.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait