Olahraga

Pengurus PSSI Aceh Diganti, Rahmat Djailani Ditunjuk Jadi Plt Sekretaris

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyetujui pergantian sejumlah pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh untuk mengisi posisi strategis dalam organisasi selama masa transisi kepengurusan.

Dalam pergantian tersebut, Rahmat Djailani yang selama ini dikenal sebagai Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh disetujui menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris PSSI Provinsi Aceh.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Persetujuan itu tertuang dalam surat PSSI Nomor 6374/PGD/653/X-2026 tertanggal 23 Oktober 2026, dengan perihal Persetujuan Pergantian Kepengurusan PSSI Provinsi Aceh.

Surat yang ditujukan kepada Plt Ketua PSSI Provinsi Aceh tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi SE.

Berdasarkan surat tersebut, PSSI menyetujui empat nama untuk mengisi jabatan pelaksana tugas dalam struktur kepengurusan PSSI Aceh.

Selain Rahmat Djailani sebagai Plt Sekretaris, tiga nama lainnya adalah:

1. Darmansyah Putra sebagai Plt Direktur Kompetisi

2. Tarmizi Rasyid sebagai Plt Direktur Teknik

3. Indra Gunawan sebagai Plt Komite Wasit

Pergantian tersebut menindaklanjuti surat PSSI Provinsi Aceh Nomor 001/PSSI-ACEH/PLT/X-2026 tertanggal 23 Oktober 2026 mengenai permohonan persetujuan pergantian kepengurusan.

Dalam suratnya, PSSI menjelaskan bahwa persetujuan tersebut diberikan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi selama masa transisi, hingga terbentuknya kepengurusan definitif sesuai dengan Statuta dan Peraturan Organisasi PSSI yang berlaku.

Baca Juga:  Persiraja Ditahan Imbang Adhyaksa FC Bekasi 0-0 di Lampineung

PSSI juga menegaskan jajaran pengurus yang disetujui harus menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional serta bertanggung jawab. Pelaksanaan tugas itu harus tetap berpedoman pada statuta, peraturan organisasi, dan kebijakan PSSI.

Mengisi Kekosongan Kepengurusan

Pergantian sejumlah pengurus ini berlangsung setelah masa bakti kepengurusan PSSI Aceh periode 2022–2026 berakhir pada 10 Oktober 2026.

Sebelumnya, PSSI Pusat menunjuk Rudi Yulianto sebagai Plt Ketua PSSI Provinsi Aceh melalui Surat Keputusan Nomor 224/SKEP/X-2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Penunjukan tersebut dimaksudkan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sekaligus mempersiapkan proses pembentukan kepengurusan definitif yang baru.

Perubahan struktur kepengurusan ini menjadi bagian dari penataan organisasi sepak bola Aceh di tengah dinamika terkait proses Kongres Pemilihan Ketua PSSI Aceh.

PSSI Pusat sebelumnya juga menghentikan tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh melalui surat tertanggal September 2026.

Di sisi lain, Kongres Pemilihan PSSI Aceh tetap berlangsung di Sigli, Kabupaten Pidie, pada 3 Oktober 2026. Perkembangan tersebut kemudian memunculkan perbedaan pandangan mengenai status hasil kongres dan keputusan administratif PSSI Pusat.

Baca Juga:  PSSI Minta Kongres PSSI Aceh Dihentikan Sementara

Hingga akhir Oktober 2026, persoalan tersebut masih menjadi perhatian sejumlah anggota PSSI Aceh yang meminta kejelasan mengenai status hasil kongres dan dasar keputusan penunjukan pelaksana tugas.

Menunggu Kepengurusan Definitif

Dengan persetujuan terhadap empat pengurus pelaksana tugas tersebut, struktur organisasi PSSI Aceh diharapkan dapat menjalankan fungsi administratif dan teknis selama masa transisi.

Penataan kepengurusan ini juga berkaitan dengan keberlangsungan program kompetisi, pembinaan pemain, peningkatan kualitas perangkat pertandingan, serta koordinasi antara PSSI Aceh dan PSSI Pusat.

Namun, pembentukan kepengurusan definitif tetap menjadi tahapan penting untuk memberikan kepastian organisasi ke depan.

PSSI dalam surat persetujuannya menegaskan para pengurus pelaksana tugas harus bekerja sesuai aturan organisasi hingga kepengurusan definitif terbentuk.

Dengan demikian, persetujuan terhadap Rahmat Djailani, Darmansyah Putra, Tarmizi Rasyid dan Indra Gunawan menjadi bagian dari langkah administratif PSSI untuk menjaga keberlangsungan organisasi sepak bola di Aceh selama masa transisi.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait