Umum

Aceh Singkil Peringati Hari Jadi ke-27, Tanah Kelahiran Ulama Besar Dunia

Singkil, Infoaceh.net — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Aceh Singkil dalam sebuah upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Aceh Singkil, Senin (27/4/2026).

Momentum tersebut dihadiri Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang menyampaikan pesan persatuan, percepatan pembangunan, serta pentingnya menjaga harmoni sosial di daerah perbatasan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Aceh Singkil. Ia berharap hari jadi kabupaten itu menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya kesejahteraan yang adil dan merata.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi, kebersamaan, dan komitmen bersama,” ujar Fadhlullah.

Menurutnya, Aceh Singkil memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan secara maksimal.

Ia menyebut sektor perkebunan, perikanan, kehutanan, hingga pariwisata sebagai sumber kekuatan ekonomi daerah.

Kawasan Kepulauan Banyak, kata dia, merupakan salah satu destinasi unggulan yang memiliki daya tarik wisata bahari bertaraf nasional bahkan internasional.

Selain kekayaan alam, Wagub juga menyoroti nilai historis Aceh Singkil sebagai tanah kelahiran ulama besar dunia, Syekh Abdurrauf As-Singkili.

Baca Juga:  Wagub Aceh Soal Bendera Bulan Bintang: Kami Sedang Bangun Komunikasi dengan Pusat

Tokoh tersebut dinilai menjadi simbol keilmuan dan akhlak yang patut diwarisi dalam pembangunan generasi masa depan.

“Aceh Singkil bukan hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki warisan intelektual dan spiritual yang sangat besar,” katanya.

Ia juga menegaskan keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat di Aceh Singkil merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga. Menurutnya, harmoni dan toleransi yang selama ini terbangun menjadi modal penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah turut mengapresiasi seluruh pihak atas dinamika pemerintahan yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan melalui komunikasi dan dialog menunjukkan kedewasaan politik serta komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.

Wagub juga menyebut pengesahan APBK Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk kembali menggerakkan roda pembangunan, mempercepat realisasi program, dan meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ke depan, ia mengingatkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi Aceh Singkil, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses wilayah yang belum merata, hingga ancaman bencana alam.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Mobil Angkut 600 Liter Solar Subsidi di Banda Aceh, Dua Pelaku Diamankan

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah menyusun perencanaan matang dan memperkuat kerja sama lintas sektor.

Selain itu, pengembangan potensi unggulan daerah diharapkan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, termasuk menjaga kawasan Ekosistem Rawa Singkil yang memiliki peran penting bagi keseimbangan alam dan habitat satwa liar.

“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Kemajuan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian alam,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh kebijakan pembangunan harus berpihak kepada rakyat, terutama masyarakat kecil yang paling membutuhkan kehadiran pemerintah.

Usai mengikuti rangkaian upacara hari jadi, Wakil Gubernur Aceh juga meninjau Yayasan Pondok Pesantren Daarul Musthofa As-Singkily di kawasan Gunung Mesiar, Kabupaten Aceh Singkil. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Aceh terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di daerah.

Mengakhiri kunjungannya, Fadhlullah mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-27 Aceh Singkil sebagai semangat baru untuk terus bergerak maju, menjaga persatuan, dan menghadirkan kemajuan yang berkelanjutan.

“Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Aceh Singkil. Semoga semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait