Syariah

FDP Tebar 54 Hewan Kurban ke Perbatasan Aceh–Sumut

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Forum Dakwah Perbatasan (FDP) menyalurkan puluhan hewan kurban ke kawasan perbatasan Aceh–Sumatera Utara (Sumut) pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Tahun ini, sebanyak 54 ekor hewan kurban didistribusikan ke sejumlah desa terpencil yang menjadi wilayah binaan dakwah, khususnya kawasan muslim minoritas dan daerah dengan perkembangan mualaf yang cukup pesat.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Program tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus membantu masyarakat perbatasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembinaan keagamaan dan distribusi hewan kurban.

Koordinator Penyaluran Hewan Kurban FDP Tahun 1447 H, Zulkarnaini, Kamis (28/5/2026), mengatakan jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini terdiri dari 51 ekor kambing serta tiga ekor sapi yang akan dibagikan ke 14 desa di kawasan perbatasan Aceh–Sumatera Utara.

“Penyaluran hewan kurban bagi muslim minoritas di sepanjang perbatasan Aceh–Sumut telah menjadi tradisi tahunan Forum Dakwah Perbatasan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dibandingkan tahun sebelumnya, distribusi hewan kurban tetap menunjukkan antusias tinggi masyarakat untuk membantu saudara-saudara muslim di kawasan perbatasan.

Pada tahun 2025 lalu, FDP menyalurkan delapan ekor sapi dan 52 ekor kambing serta domba ke 22 desa di wilayah sasaran.

Baca Juga:  MTQ ke-35 Aceh Besar Digelar di Kuta Baro 24-31 Oktober 2026

Sementara pada tahun ini, meski jumlah desa penerima lebih sedikit, distribusi tetap difokuskan pada kawasan yang dinilai paling membutuhkan pembinaan dakwah dan penguatan ekonomi sosial masyarakat muslim minoritas.

Menurut Zulkarnaini, peningkatan jumlah bantuan kurban dari tahun ke tahun menjadi indikator tingginya kepedulian umat Islam Aceh dan Indonesia terhadap kondisi masyarakat muslim di daerah perbatasan, terutama komunitas mualaf yang terus bertambah.

“Para penyumbang kurban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari dokter, akademisi, pedagang hingga hampir seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam berkurban ke kawasan perbatasan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi saudara-saudara muslim yang secara pemahaman dan wawasan keislaman masih membutuhkan pendampingan lebih intensif dibanding masyarakat di wilayah perkotaan.

Karena itu, fokus utama distribusi hewan kurban diarahkan ke kawasan yang telah memiliki pendamping atau dai binaan FDP sehingga penyaluran tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan dakwah jangka panjang.

Ketua FDP, dr Nurkhalis, menyebutkan hingga saat ini terdapat sedikitnya 13 dai yang ditugaskan untuk melakukan pembinaan keagamaan di sejumlah daerah terpencil di Aceh dan Sumatera Utara.

Baca Juga:  Guru Dayah Darul Quran Aceh Raisya Annazira Juara 1 Tahfidz 30 Juz Putri MTQ Nasional 2026

Di Aceh, para dai bertugas di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya Kecamatan Leuser, serta Kabupaten Aceh Singkil dengan fokus pembinaan di wilayah Pulau Banyak.

Sementara di Sumatera Utara, aktivitas dakwah menjangkau sejumlah wilayah seperti Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat.

Selain itu, sejumlah desa di Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, juga menjadi wilayah prioritas pengiriman hewan kurban.

Di antaranya Desa Biskang, Situbuh-tubuh, Sikoran, Situban, Lae Balno, Dusun Pancur Arang, hingga Desa Napagaloh serta beberapa desa lain di luar kecamatan tersebut.

FDP menilai kawasan-kawasan tersebut membutuhkan perhatian lebih karena sebagian masyarakat hidup dalam keterbatasan ekonomi sekaligus menghadapi tantangan dakwah di wilayah yang berdekatan dengan komunitas lintas agama.

Sebelumnya, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, FDP bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga telah menyalurkan bantuan bingkisan kepada 20 mualaf di wilayah Aceh Singkil dan Kota Subulussalam sebagai bentuk penguatan ekonomi sekaligus pembinaan keagamaan bagi para penerima manfaat.

Melalui program kurban tahunan ini, FDP berharap semangat solidaritas umat terus tumbuh sehingga masyarakat muslim di kawasan perbatasan dapat merasakan kebersamaan Idul Adha sekaligus memperoleh pendampingan keagamaan yang berkelanjutan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait