Banda Aceh, Infoaceh.net — Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA melantik 11 pejabat baru di lingkungan USK sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat kinerja universitas.
Pelantikan berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Jum’at (12/62026).
Adapun 11 pejabat baru yang dilantik tersebut adalah:
1 Prof Dr Nur Fadli SPi MSc sebagai Sekretaris Universitas Syiah Kuala
2. Prof Dr Taufiq C. Dawood SE MEc.Dev sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
3. Prof Dr Yunisrina Qismullah Yusuf SPd MLing sebagai Wakil Kepala Bidang Manajemen Riset dan Pengabdian LPPM
4. Prof Dr drh Basri MSi sebagai Wakil Kepala Bidang Pengembangan Riset Kolaborasi dan Hilirisasi LPPM.
5. Prof Dr Ir Suhendrayatna MEng IPM sebagai Kepala Satuan Penjaminan Mutu
6. Prof Dr Yossi Diantimala SE.Ak MSi sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal
7. Prof Dr Syamsidik ST MSc sebagai Kepala Kantor Kemitraan Global
8. Prof Dr Mailizar SPd MEd sebagai Direktur Direktorat Pendidikan dan Administrasi Akademik
9. Dr Fifi Yusmita SE MSi sebagai Direktur Direktorat Sumber Daya dan Keuangan
10. Dr Ir Wira Dharma SSi MSi MP IPM sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan
11. Dr Ir Afdhal ST MSc sebagai Direktur Direktorat Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis.
Dalam sambutannya, Rektor USK Prof Mirza Tabrani menyampaikan sejumlah arahan kepada pejabat baru tersebut sesuai dengan bidang tugasnya.
Di bidang sumber daya dan keuangan, ia meminta percepatan penyelesaian kepangkatan dosen sekaligus penguatan tata kelola keuangan melalui sistem pencatatan yang lebih efektif dan akuntabel guna mencegah potensi penyimpangan.
“Saya minta agar sangat berhati-hati terhadap seluruh proses penerimaan dan pengeluaran keuangan. Sistem pencatatan harus lebih efektif, lebih terkontrol, dan mampu memonitor kondisi keuangan universitas dengan lebih baik,” ujarnya.
Pada bidang kemahasiswaan, Rektor menegaskan bahwa pembinaan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga penguatan karakter, moral, dan etika.
Menurutnya, berbagai persoalan seperti perundungan dan kekerasan di lingkungan mahasiswa harus menjadi perhatian serius melalui pembinaan yang lebih intensif.
“Prestasi itu penting, tetapi moral dan etika mahasiswa juga harus menjadi perhatian utama. Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik,” kata Rektor.
Kepada Direktorat Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis, ia meminta penguatan sinkronisasi antara sistem perencanaan dan pengelolaan keuangan agar seluruh program universitas berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.
Sementara Sekretaris Universitas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun komunikasi dan kolaborasi, baik di tingkat internal maupun dengan pemerintah, lembaga nasional, serta mitra internasional.
“Kita membutuhkan koordinasi yang efektif dan komunikasi yang baik agar seluruh kebijakan universitas dapat berjalan secara selaras,” ujarnya.
Di bidang riset, Rektor mendorong LPPM untuk mengarahkan penelitian agar lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat, menghasilkan dampak nyata, serta memperkuat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset.
Ia juga menekankan pentingnya riset interdisipliner yang mampu melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.
“Saya berharap semakin banyak riset interdisipliner yang melibatkan berbagai bidang ilmu sehingga mampu melahirkan solusi dan inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kepada Satuan Penjaminan Mutu, Rektor menugaskan penyelesaian persoalan homebase dosen, penguatan budaya mutu, pelaksanaan audit internal secara berkelanjutan, serta pemantauan indikator kinerja utama di seluruh unit dan program studi.
Menutup sambutannya, Prof Mirza mengingatkan, jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian. Karena itu, seluruh pejabat diminta bekerja dengan integritas, kolaborasi, dan tanggung jawab demi kemajuan serta kebanggaan USK.

















