Banda Aceh, Infoaceh.net – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam upaya internasionalisasi pendidikan tinggi.
Salah satu lulusan yang menjadi perhatian dalam yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 adalah Kim Young Jae, mahasiswa internasional asal Seoul, Korea Selatan, yang berhasil meraih gelar Magister Ekonomi Syariah.
Kim Young Jae resmi diyudisium bersama 146 mahasiswa lainnya dalam prosesi yudisium yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).
Keberhasilannya menyelesaikan studi pada Program Magister (S2) Ekonomi Syariah menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di UIN Ar-Raniry semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Pria kelahiran Seoul, 5 Mei 1979 tersebut memilih Aceh sebagai tempat menimba ilmu di bidang ekonomi syariah.
Selama menjalani pendidikan di Banda Aceh, Kim Young Jae menjadi bagian dari komunitas mahasiswa internasional yang turut memperkaya suasana akademik di lingkungan kampus UIN Ar-Raniry.
Keberhasilan Kim Young Jae meraih gelar magister menjadi simbol semakin luasnya jangkauan pendidikan tinggi Islam Indonesia di mata dunia.
Kehadiran mahasiswa dari Korea Selatan di Pascasarjana UIN Ar-Raniry menunjukkan bahwa kajian ekonomi syariah yang berkembang di Aceh memiliki daya tarik tersendiri bagi mahasiswa mancanegara yang ingin memperdalam pemahaman tentang sistem ekonomi Islam.
Pada yudisium kali ini, Pascasarjana UIN Ar-Raniry meluluskan sebanyak 147 mahasiswa yang terdiri atas 110 lulusan Program Magister (S2) dan 37 lulusan Program Doktor (S3) dari berbagai program studi.
Selain itu, yudisium tahun ini juga mencatat sejarah baru dengan lahirnya enam lulusan perdana program double degree internasional hasil kerja sama antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universiti Utara Malaysia (UUM).
Keenam mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi Magister Hukum Keluarga, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Pendidikan Agama Islam.
Melalui program ini, mahasiswa menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi dan berhak memperoleh dua ijazah serta dua gelar akademik dari UIN Ar-Raniry dan Universiti Utara Malaysia.
Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani MA PhD mengatakan, program double degree merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Menurutnya, pengalaman belajar di dua perguruan tinggi memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, baik dari aspek akademik, pengalaman internasional, maupun penguatan kompetensi dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi representasi terbaik UIN Ar-Raniry di berbagai bidang pengabdian,” ujar Prof Eka.
Ia menambahkan, internasionalisasi yang terus dikembangkan Pascasarjana UIN Ar-Raniry tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama akademik internasional, tetapi juga melalui peningkatan jumlah mahasiswa asing yang memilih melanjutkan studi di kampus tersebut.
Keberhasilan mahasiswa internasional seperti Kim Young Jae menyelesaikan studi di Aceh menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan dan riset yang dikembangkan UIN Ar-Raniry.
Sementara Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Dr T. Zulfikar MEd menyebutkan bahwa kelulusan mahasiswa program double degree merupakan hasil dari pengembangan kerja sama akademik internasional yang mulai dirintis sejak tahun 2023.
Menurutnya, kerja sama tersebut membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara serta memperluas jaringan akademik dan profesional di tingkat internasional.
“Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan dan memperkuat posisi UIN Ar-Raniry sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi global,” katanya.
Selain mencetak enam lulusan perdana program double degree, Pascasarjana UIN Ar-Raniry juga terus menunjukkan pertumbuhan jumlah alumni yang signifikan.
Hingga saat ini, Pascasarjana UIN Ar-Raniry telah menghasilkan sebanyak 3.403 alumni yang terdiri atas 3.023 lulusan magister dan 380 lulusan doktor.
Para alumni tersebut kini berkiprah di berbagai sektor, mulai dari dunia pendidikan, pemerintahan, lembaga keuangan syariah, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai institusi nasional dan internasional.
Keberhasilan Kim Young Jae meraih gelar Magister Ekonomi Syariah menjadi salah satu bukti nyata bahwa UIN Ar-Raniry semakin dikenal sebagai pusat pengembangan studi Islam dan ekonomi syariah yang mampu menarik minat mahasiswa dari berbagai negara.
Dengan semakin terbukanya akses pendidikan global dan bertambahnya jumlah mahasiswa internasional, UIN Ar-Raniry optimistis dapat terus memperluas jejaring kerja sama internasional serta melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun global.

















