Ekonomi

Kadis DPMPTSP Aceh Jadi Keynote Speaker IMT-GT Aceh Business Forum 2026

MEDAN, Infoaceh.net – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marwan Nusuf BHSc MA menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan IMT-GT Aceh Business Forum Series 2026 yang berlangsung di Hotel JW Marriott Medan, Sumatera Utara, Selasa (8/9/2026).

Forum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas ekonomi dan membuka peluang kerja sama investasi antara Aceh, Sumatera Utara, serta negara-negara yang tergabung dalam kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Mengusung tema “Unlocking Investment Opportunities, Connecting Markets, Prosperity and Growth”, forum ini mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas peluang investasi, pengembangan pasar, serta kerja sama ekonomi lintas wilayah dan negara.

Kehadiran Marwan Nusuf sebagai Keynote Speaker sekaligus menjadi kesempatan bagi Aceh untuk memperkenalkan berbagai potensi ekonomi dan peluang investasi yang dimiliki daerah tersebut kepada jaringan bisnis regional.

Dalam forum itu, penguatan kerja sama lintas daerah dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan ekosistem investasi yang semakin terbuka dan kompetitif. Kolaborasi antara Aceh dan Sumatera Utara juga memiliki posisi strategis karena keduanya berada dalam jalur konektivitas perdagangan dan ekonomi kawasan Sumatera.

Baca Juga:  OJK Catat 7.454 Laporan Scam di Aceh, Penipuan Belanja Online Paling Banyak

IMT-GT sendiri merupakan kerja sama ekonomi subregional yang melibatkan wilayah Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan perdagangan, investasi, pariwisata, konektivitas, serta berbagai sektor produktif lainnya.

Bagi Aceh, keterlibatan dalam forum tersebut memiliki arti strategis karena dapat menjadi sarana untuk memperluas jejaring investasi sekaligus mempromosikan berbagai sektor potensial kepada investor domestik maupun internasional.

DPMPTSP Aceh memiliki peran penting dalam agenda tersebut, khususnya dalam mendorong kemudahan berusaha, memberikan informasi peluang investasi, serta membangun pelayanan perizinan yang mampu memberikan kepastian kepada investor.

Melalui forum bisnis seperti IMT-GT Aceh Business Forum Series 2026, Aceh tidak hanya dituntut untuk menawarkan potensi sumber daya yang dimiliki, tetapi juga menunjukkan kesiapan daerah dalam menyediakan iklim usaha yang sehat, pelayanan publik yang efektif, serta kepastian investasi.

Aceh dalam Peta Ekonomi Regional

Keikutsertaan Aceh dalam kegiatan IMT-GT juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi daerah dalam peta ekonomi regional.

Letak geografis Aceh yang berada di ujung barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan kawasan perdagangan internasional menjadikan daerah ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu simpul perdagangan dan investasi di kawasan.

Baca Juga:  BSI Raih Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2026

Potensi tersebut mencakup sektor pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, energi, pariwisata, industri pengolahan, serta berbagai sektor ekonomi lainnya.

Namun, peluang tersebut membutuhkan dukungan konektivitas, infrastruktur, kepastian regulasi, kemudahan perizinan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha.

Karena itu, forum IMT-GT menjadi ruang strategis untuk mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan investor dan pasar regional.

Kegiatan IMT-GT Aceh Business Forum Series 2026 berlangsung pada 7–10 September 2026 di Medan. Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan promosi investasi semata, tetapi mampu menghasilkan jejaring kerja sama dan peluang bisnis konkret yang dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Bagi Aceh, momentum tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk membuktikan bahwa potensi investasi yang selama ini ditawarkan kepada dunia usaha benar-benar didukung oleh tata kelola, pelayanan, dan kepastian berusaha yang mampu bersaing di tingkat regional.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait