Jakarta, Infoaceh.net — Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Regirma Agraria Nasional.
Prabowo melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo jadi Kepala Staf Presiden (KSP) menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman. Dudung digeser menjadi Menko Polkam.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Sigit mengucapkan sumpah jabatan yang didiktekan Prabowo saat proses pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
Ini adalah kali ketujuh Prabowo melakukan reshuffle kabinet. Terakhir kali, Prabowo melakukan reshuffle pada bulan lalu.
Listyo lahir di Ambon pada 5 Mei 1969. Setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1991, ia mulai meniti karirnya di kepolisian.
Awalnya, ia mengambil posisi kepemimpinan di Polsek Duren Sawit pada tahun 1999. Setelah memimpin Polsek Tambora pada 2003, Listyo melanjutkan karirnya sebagai Kapolres kota Surakarta pada 2011.
Kemudian pada 2012, Listyo beranjak ke Jakarta Kepala Sub Direktorat II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Ketika Joko Widodo atau Jokowi memenangkan Pilpres 2014, Listyo dipilih menjadi ajudan presiden. Keduanya dilaporkan dekat ketika Listyo mengemban tugas sebagai Kapolres Surakarta dan Jokowi sebagai Wali Kota Solo.
Pada 2018, Listyo kembali menjabat posisi baru. Kali ini, ia ditugaskan memimpin Polisi Daerah Banten, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Ia kemudian kembali ke bidang reserse ketika diangkat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri pada Desember 2019 hingga Januari 2021 menggantikan Idham Aziz.
Listyo juga merupakan lulusan S2 Kajian Ilmu Kepolisian dari Universitas Indonesia.
Karir Listyo terus menjulang pada awal 2021 ketika namanya diusulkan menjadi calon tunggal Kapolri melalui Surat Presiden kepada DPR. Presiden Jokowi baru resmi melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021.
Setelah memegang posisi Kapolri selama lima tahun delapan bulan, perjalanan Listyo sebagai Kapolri akhirnya selesai pada Kamis (1/10) ini.
Rapat Paripurna DPR menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Sepanjang karirnya sebagai Kapolri, terdapat sejumlah kasus ternama hingga kejadian besar yang ditangani oleh Listyo. Kasus-kasus ini meliputi kasus Ferdy Sambo, tragedi Kanjuruhan di Malang, hingga insiden Demo Agustus 2025.

















