Pendidikan

Unaya – BPS Aceh Teken MoU Bidang Statistik

ACEH BESAR — Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh Besar menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Jumat (22/10) di kampus setempat.

Acara dihadiri langsung Kepala BPS Aceh Ihsanurijal SSi MSi beserta tim pejabat Eselon III di lingkungan BPS Aceh dan disambut oleh Rektor Universitas Abulyatama Ir R Agung Efriyo Hadi MSc PhD IPM dan pejabat di lingkungan Universitas Abulyatama.

Kerja sama ini merupakan perwujudan kegiatan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kegiatan perstatistikan nasional.

Kegiatan-kegiatan dari BPS diharapkan dapat mendorong, mempercepat dan meningkatkan kualitas pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang statistik dan mendorong penyebarluasan informasi statistik bagi dosen dan mahasiswa sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga:  Siapkan Lahan 15 Hektare di Alue Naga, Banda Aceh Masuk Prioritas Sekolah Nasional Terintegrasi 2027

Sebagaimana disampaikan Rektor Unaya Agung Efriyo Hadi, perguruan tinggi harus mampu berkiprah dan berkolaborasi dengan mitra, dalam hal ini BPS, baik dalam peningkatan mutu dosen, mahasiswa dan lulusan melalui kolaborasi riset maupun penyelenggaraan mimbar akademik, terutama dalam penyelenggaraan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kepala BPS Acej Ihsanurijal menyatakan BPS memiliki peran untuk menjalankan tugas-tugas pokok sesuai dengan amanat Undang-undang, sehingga nantinya diharapkan dapat berkolaborasi baik di bidang sektoral, perbankan dan perguruan tinggi. Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dapat berkontribusi sebagai input data bagi BPS, demikian juga sebaliknya.

Baca Juga:  Hardikda ke-67 dan Milad USK ke-65, Rektor Ajak Maknai Kembali Tujuan Pendidikan

Hal ini sesuai lingkup kerja sama yang juga telah dituangkan dalam nota kesepahaman, di antaranya kegiatan seminar, workshop, pojok statistik, kuliah kerja praktek/magang dan KKN, MBKM serta penerbitan jurnal ilmiah.

Harapan kedua belah pihak melalui nota kerja sama, mereka dapat memberikan input bagi pembangunan dari kerja sama ini. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait