Pendidikan

Prodi Ekonomi Syariah UIA Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA, Berlaku hingga 2031

Bireuen, Infoaceh.net – Universitas Islam Aceh (UIA) Kampus Paya Lipah kembali menambah program studi berpredikat Unggul. Kali ini, Program Studi S1 Ekonomi Syariah resmi meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Predikat tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 293/DE/A.5/LAMEMBA-U/IX/2026. Akreditasi berlaku selama lima tahun, mulai 18 September 2026 hingga 18 September 2031.

Rektor UIA, Dr Nazaruddin MA, mengapresiasi kerja bersama seluruh sivitas akademika yang terlibat dalam proses akreditasi. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian penting dari upaya UIA menjaga sekaligus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Capaian itu juga memperkuat posisi UIA sebagai salah satu dari 30 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Indonesia yang menerima program pendampingan intensif Kementerian Agama RI dalam rangka akselerasi akreditasi.

Baca Juga:  Siapkan Lahan 15 Hektare di Alue Naga, Banda Aceh Masuk Prioritas Sekolah Nasional Terintegrasi 2027

“Keberhasilan Prodi Ekonomi Syariah meraih predikat Unggul merupakan buah dari kerja keras dan semangat kebersamaan. Akreditasi bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan instrumen evaluasi mendasar untuk memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu nasional,” ujar Nazaruddin di sela menghadiri International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta.

UIA Kini Miliki Dua Prodi Unggul
Dengan diraihnya predikat tersebut, UIA kini memiliki dua program studi terakreditasi Unggul.

Sebelumnya, Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) lebih dahulu memperoleh predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 2025.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UIA, Aulia Fitri SKom MM, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dipersiapkan sejak Maret 2025.

Menurut Aulia, asesmen lapangan oleh tim asesor baru dapat dilaksanakan pada Agustus 2026 setelah sebelumnya mengalami penundaan akibat bencana banjir pada akhir tahun.

Baca Juga:  Uang Masuk Kedokteran UIN Ar-Raniry Rp150 Juta, UKT Capai Rp37,5 Juta per Semester

“Proses panjang ini berhasil kita lewati berkat dukungan penuh dari Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan kerja keras tim. Catatan dan masukan dari hasil asesmen lapangan akan menjadi pijakan utama kami untuk terus merawat budaya mutu, memperkuat pembelajaran, serta mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi,” kata Aulia.

Menurutnya, predikat Unggul bukan menjadi akhir dari proses peningkatan kualitas. Hasil asesmen justru akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola program studi, kualitas pembelajaran, dan kompetensi lulusan.

UIA berharap capaian tersebut dapat menjadi dorongan bagi program studi lainnya untuk terus meningkatkan standar akademik dan kelembagaan, sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait