Politik

Cawagub Diputuskan Tuha Peut Partai Aceh, Mualem Tak Ikut Campur

INFOACEH.NET,  BANDA ACEH — Penentuan siapa nantinya Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pendamping Muzakir Manaf atau Mualem sebagai Calon Gubernur (Cagub) di Pilkada November 2024 mendatang, akan diputuskan oleh Tuha Peut Partai Aceh.

Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf mengaku tidak ikut campur dalam penentuan bakal calon wakil gubernur pendamping dirinya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dia menyerahkan pemilihan calon wakilnya ke petinggi partai yakni Malik Mahmud selaku Ketua Majelis Tuha Peut Partai Aceh.

“Sebenarnya dari partai nasional ada beberapa sudah mendaftar cawagub namun saya tidak mengambil keputusan,” kata Muzakir kepada wartawan usai peresmian Mualem Center di bekas kantor TKD Prabowo-Gibran, Lampriet, Banda Aceh, Sabtu malam (18/5/2024).

Mualem menjelaskan, sosok wakil bakal diputuskan tuha peut dan majelis partai. Dia mengaku hingga kini belum mendapatkan bocoran soal pendampingnya.

“Tidak ada bocoran kita terserah saja. Siapa yang dikasih, kita terima saja dengan senang hati,” jelas mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

Baca Juga:  Tak Hanya Kritik, Ketua DPRK Banda Aceh Ajak Mahasiswa USK Cari Solusi Kemiskinan-Pengangguran

Menurutnya, internal partai Aceh saat ini sangat solid untuk memenangkan Pilgub yang akan berlangsung pada November mendatang.

Mualem juga mengajak partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk kembali berkoalisi dalam Pilgub Aceh.

Saat ini, setidaknya empat ketua partai politik nasional (Parnas) di Aceh saat ini telah mendaftarkan diri sebagai calon wakil gubernur (Cawagub) untuk mendampingi Muzakir Manaf alias Mualem sebagai Calon Gubernur (Cagub) Aceh dari Partai Aceh pada Pilkada Aceh November 2024 mendatang.

Keempat ketua parnas tersebut adalah TM Nurlif (Ketua DPD Partai Golkar Aceh), Fadhlullah atau Dek Fad (Ketua DPD Partai Gerindra Aceh), Muslim (Ketua DPD Partai Demokrat Aceh) dan Mawardi Ali (Ketua DPW Partai Amanat Nasional Aceh).

Keempat ketua partai nasional ini sebelumnya maju sebagai caleg DPR RI, namun gagal terpilih karena tidak memperoleh suara banyak dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024.

Baca Juga:  DPRK Sabang Kawal Keseimbangan Investasi dan Usaha Lokal, Aspirasi Pedagang Jadi Pertimbangan

TM Nurlif (Golkar) dan Fadhlullah (Gerindra) maju caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 1. Sedangkan Muslim (Demokrat) dan Mawardi Ali (PAN) maju caleg DPR RI dari Dapil Aceh 2.

Namun, keempat ketua partai nasional ini kalah suara gagal melaju ke Senayan.

Sedangkan dari kalangan internal sebagai calon wakil gubernur pendamping Mualem ada nama Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak (Sekjen Partai Aceh), Aiyub Abbas (mantan Bupati Pidie Jaya). Kemudian Hasballah M Thaib (mantan Bupati Aceh Timur) dan Usman Abdullah (mantan Wali Kota Langsa).

Kemudian, terdapat tokoh profesional yang ikut mendaftar seperti Dr Mufakhir Muhammad dan Murniati. Mufakir Muhammad merupakan putra dari Mantan Gubernur Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Muhammad Arief (almarhum).

Mufakhir kini merupakan Dosen UIN Ar-Raniry. Ia sudah mendaftar dan mengajukan diri sebagai pendamping Mualem dari jalur profesional. (MUS)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait