Aceh

Pekan Depan, Banda Aceh Buka Kembali Lokasi Wisata

Lokasi wisata PLTD Apung di Kota Banda Aceh akan dibuka kembali

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata berencana akan membuka kembali sejumlah tempat tujuan wisata seperti Museum Tsunami, boat di atas rumah di Lampulo dan PLTD Apung di Punge.

Kelapa Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Iskandar S.Sos mengatakan, pihaknya sudah menutup sejumlah tempat destinasi wisata sejak 16 Maret lalu untuk mencegah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Iskandar berencana membuka kembali tempat destinasi wisata itu kepada masyarakat. “Destinasi wisata yang indoor kita harapkan dalam minggu depan ini bisa kita buka,” katanya, Sabtu (6/6).

Baca Juga:  Wagub Dek Fad Desak Dana Bencana Segera Dicairkan: Jangan Biarkan Korban Terus Menunggu

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Banda Aceh begitu landai. Bahkan saat ini Kota Banda Aceh nihil akan pasien Covid-19 sehingga memiliki treatment (perlakuan) yang berbeda.

“Karena kita melihat situasi dan kondisi Kota Banda Aceh ini tidak ada peningkatan dari pada yang terinfeksi virus corona,” sebutnya.

Ia berharap, dengan dibukanya sejumlah tempat wisata ini dapat kembali memulihkan ekonomi masyarakat setelah sempat mati suri.

“Kita harapkan masyarakat nantinya bisa berjualan lagi aktifitas ekonomi juga akan bangkit kembali tempat wisata juga akan beroperasi kembali,” terangnya.

Kendati demikian, jikalau nanti dibuka tempat wisata indoor, semua wisatawan yang berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, mencuci tangan dan tidak membuat keramaian.

Baca Juga:  Pemekaran Provinsi Barsela Peluang Pemerataan dan Percepatan Pembangunan

Selama masa pandemi ini berlangsung, Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh juga sudah melakukan penataan di sejumlah tempat wisata seperti Taman Meuraxa, Taman Kuliner Ulee Lheue dan PLTD Apung agar tetap terjaga sehingga memberi rasa nyaman pada pengunjung pada saat dibuka kembali nantinya.

“Kita lakukan penataan sehingga pada saat nanti sudah dibuka kembali, masyarakat bisa mengunjungi tempat wisata itu dalam keadaan baik,” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait