Ekonomi

Jajaran Polda Aceh Mulai Awasi Peredaran Minyak Goreng di Pasar

BANDA ACEH — Setelah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menggelar video conference menyampaikan sejumlah paparan ke seluruh jajaran Polda terkait pengawasan terhadap kelangkaan minyak goreng baik di pasar modern maupun pasar tradisional, Senin (15/3/2022) kemarin, langsung ditindaklanjuti di jajaran Polda Aceh dengan mengawasi peredaran dan stok minyak goreng di pasar.

Seperti di Lhokseumawe, berdasarkan laporan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, bahwa polisi yang bekerja sama dengan stakeholder lainnya telah menggelar kegiatan pengawasan dan ketersediaan minyak goreng di pasar pada Selasa (15/3/2022) kemarin,

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81
Baca Juga:  DPRK Terima Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Belanja Diusul Naik 19 Persen Jadi Rp1,57 Triliun

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam siaran persnya, Rabu (16/3).

Dijelaskan Kabid Humas, polisi di Lhokseumawe melakukan pendataan terhadap persediaan minyak goreng di sejumlah pasar di sana.

Dari hasil pendataan tersebut, tidak terjadi kelangkaan minyak goreng di pasar, namun harganya masih tinggi berkisar antara Rp 13 ribu sampai Rp 15 ribu per liternya karena hal ini dipengaruhi harga jual di grosir yang berbeda-beda.

Polres Lhokseumawe bersama Disperindagkop setempat juga telah menggelar rapat koordinasi terkait kerja sama dalam mengawasi distribusi minyak goreng di pasar.

Baca Juga:  Bank Aceh Catat Pertumbuhan Positif: DPK Rp27,58 Triliun hingga September 2026

Setelah menggelar rapat koordinasi itu, jajaran Polres Lhokseumawe bersama Disperindagkop setempat akan terus mengawasi dan pendataan terhadap distribusi minyak goreng, sehingga tidak terjadi kelangkaan dan penimbunan oleh pelaku usaha.

“Terkait arahan Kapolri untuk mengawasi persediaan minyak goreng di pasar, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar juga menginstruksikan seluruh jajaran lainnya untuk terus mengawasi persediaan minyak goreng sehingga dapat terantisipasi kelangkaan minyak goreng di pasar,” tutup Kabid Humas. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait