Aceh

Ribuan Masyarakat Berdoa di Kuburan Massal Tsunami Siron Aceh Besar

KOTA JANTHO — Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto bersama Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Forkopimda dan ribuan masyarakat mengikuti doa dan zikir memperingati 18 tahun musibah tsunami di kompleks kuburan massal syuhada tsunami di Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin pagi (26/12/2022).

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki beserta Forkopimda, pejabat Provinsi Aceh dan Pemkab Aceh Besar, para ulama, Muspika Ingin Jaya, para santri, tokoh-tokoh masyarakat, dan ribuan warga yang larut dalam doa untuk syuhada para korban tsunami.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Secara khusus Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas suksesnya pelaksanaan peringatan mengenang 18 tahun tsunami yang dipusatkan di kompleks kuburan syuhada tsunami di Gampong Siron tersebut.
Kegiatan itu mengusung tema Bangkit Lebih Kuat, Bangun Budaya Sadar Bencana.

Baca Juga:  Kafilah MTQ Aceh Pulang, Pemerintah Aceh Belum Putuskan Bonus

“Secara khusus, memang kita minta kepada Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh untuk dilaksanakan di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Dengan alasan kompleks makam syuhada tsunami di Gampong Siron merupakan kuburan massal dengan jumlah korban yang dimakamkan terbanyak di satu lokasi. Bahkan jumlah yang dimakamkan mencapai 47.000 jiwa korban tsunami,” terang Iswanto di sela-sela kegiatan tersebut.

Musibah gempa dan tsunami yang menerjang Aceh di pengujung tahun 2004 lalu, menyebabkan ribuan masyarakat Aceh meninggal dunia. Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu kawasan yang sangat terdampak parah akibat amuk samudra tersebut.

Baca Juga:  16.276 Hektare Sawah Mati Pascabencana, Petani Aceh Menunggu Janji Pemulihan

Untuk itu, Pj Bupati Aceh Besar memberikan apresiasi karena kegiatan yang dihadiri ribuan orang dan semuanya khusyuk memanjatkan doa itu berlangsung sukses dan lancar. Masyarakat dan santri juga hadir sangat banyak.

“Semoga pahala doa yang kita bacakan, sampai kepada para syuhada tsunami,” katanya.

Selain di kompleks kuburan massal Gampong Siron, doa dan zikir mengenang 18 tahun musibah tsunami juga berlangsung di berbagai gampong di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Besar, seperti di Kecamatan Lhoknga, Peukan Bada, Baitussalam, Leupung, Lhoong, dan Mesjid Raya.

Masyarakat tampak sangat khusyuk dan tak sedikit yang meneteskan air mata mengenang musibah tsunami yang merenggut nyawa orangtua, anak-anak, kerabat terdekat, serta masyarakat di Provinsi Aceh. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait