Ekonomi

Senator Surati BPH Migas Minta Tambah Kuota BBM Subsidi untuk Aceh

JAKARTA – Senator DPD RI asal Aceh HM Fadhil Rahmi Lc MA menyurati Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk meminta tambahan kuota BBM subsidi untuk Aceh.

Surat resmi ini dilayangkan oleh senator muda yang akrab disapa Syech Fadhil ini tertanggal 11 Januari 2023.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Berdasarkan aspirasi masyarakat dan pengamatan langsung di lapangan, berkenaan dengan kelangkaan BBM subsidi yang mengakibatkan antrian panjang setiap hariannya, maka sesuai dengan kewenangannya, kami meminta BPH Migas untuk mengkaji/menambah kuota jenis BBM tertentu (JBT) bersubsidi solar dan pertalite untuk wilayah Aceh,” tulis Syech Fadhil.

Baca Juga:  Dari Sarapan di Pendopo ke Peluang Kerja Sama, Illiza Buka Pintu Banda Aceh untuk Oita Jepang

Permintaan tersebut tertuang dalam surat bernomor 02/B-2/DPD-ACEH/1/2023 tertanggal 11 Januari 2023.

Sahabat Ustadz Abdul Somad (UAS) di Aceh ini berharap BPH Migas dapat menindaklanjuti harapan masyarakat tersebut.

Sebelumnya, Syech Fadhil juga meminta pemerintah pusat untuk memberi perhatian khusus kepada Aceh terkait kelangkaan Bahan Bakar Migas (BBM) subsidi di Aceh. Hal ini menyebabkan antrian panjang di sejumlah daerah di Aceh.

Baca Juga:  Mobil Listrik Makin Diminati Anak Muda, Pembiayaan BSI OTO Tumbuh 66 Persen

Kondisi ini terjadi hingga awal Januari 2023 dan belum ada solusi kongkrit dari pemerintah.

“Aceh itu penghasil Migas, tapi antrian BBM subsidi dimana-mana,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini dalam paripurna DPD RI di Senayan, Senin 9 Januari 2023.

“Sangat ironis ketika Aceh sebagai penghasil Migas, tapi kebutuhan BBM untuk masyarakat tak mencukupi. Kondisi ini sudah terjadi hampir setengah tahun,” kata kandidat doctor di UIN Ar-Raniry ini lagi. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait