Aceh

Peringati 19 Tahun Tsunami, Disbudpar Aceh Gelar Festival Smong

BANDA ACEH — Dalam rangka peringatan 19 tahun tsunami Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Festival Smong pada 16-17 Desember 2023.

Peringatan puncak akan dilaksanakan kembali pada 26 Desember, oleh SKPA se-Aceh di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kepala Disbudpar Aceh Almuniza Kamal melalui Kabid Pemasaran T Hendra Faisal menyebutkan, peringatan 19 tahun tsunami yang pernah terjadi di Aceh menjadikan sebagai refleksi diri bagi masyarakat Aceh untuk terus berdoa, berzikir dan bershalawat.

Menurutnya, peringatan tsunami ini menjadikan sebagai edukasi kebencanaan dari tingkat SD, SMP dan SMA untuk menumbuhkan atau pengetahuan kepada generasi yang belum merasakan bencana tsunami.

Baca Juga:  Curah Hujan Meningkat, Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siap Siaga Bencana

“Refleksi peringatan tsunami menjadi sejarah penting bagi daerah Aceh, banyak negara di dunia yang membantu kebangkitan Aceh yang dapat dilihat dari area Museum Tsunami maupun di area Blang Padang” ujarnya, Senin (18/12).

Hendra mengungkapkan 19 tahun peringatan tsunami bukanlah usia muda, melainkan usia yang sudah sangat dewasa, serta wisatawan mancanegara turut datang ke Aceh ingin melihat bukti sejarah mengenai bencana tsunami yang pernah terjadi di Aceh.

“Jadi, Aceh ini membangun rekonstruksi pasca tsunami itu bukan hanya Pemerintah Pusat, melainkan seluruh dunia ikut membantu Aceh,” tutur Hendra.

Baca Juga:  Aceh Ukir Sejarah Juara 1 Fahmil Qur’an Nasional di MTQN 2026 Semarang

Sebagai informasi, peringatan 19 tahun Tsunami Aceh diawali seminar budaya penanggulangan dini bencana gempa dan tsunami serta dilanjutkan dengan praktik.

Turut menampilkan Tari Rapai Geleng oleh Sanggar Seni Seulaweut, video napak tilas tsunami Aceh, pertunjukan tari garapan tsunami Aceh dari Sanggar Tuha Peut, penampilan seniman cilik Aceh dan tausiyah dari Ustaz Faizal.

Pada malam penutupan, kembali menampilkan tarian dari sanggar Seni Seulaweut dan ditutup dengan pertunjukkan seni teater napak tilas tsunami dari meusajan Art. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait