Olahraga

Lisensi Klub Tuntas, PT LIB: Musim Depan Akan Ada Sanksi bagi yang Gagal

Infoaceh.net, JAKARTAPT Liga Indonesia Baru (LIB) mengumumkan bahwa seluruh klub peserta Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 dinyatakan lolos dalam proses club licensing cycle yang menjadi syarat mengikuti kompetisi profesional, termasuk kompetisi level Asia.

“Pertama, kita patut bersyukur karena seluruh klub dinyatakan lulus lisensi. Penilaian ini berdasarkan audit hingga 31 Desember 2024, dan hasilnya semuanya jelas, bersih, dan baik,” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus dalam konferensi pers di kantor PT LIB, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Ferry menambahkan, Persib Bandung yang menjadi juara musim ini telah memenuhi lisensi untuk tampil di AFC Champions League (ACL) dan AFC Challenge League (ACGL). Selain Persib, klub-klub seperti Dewa United, Borneo FC, Persita Tangerang, Persik Kediri, dan PSS Sleman juga lolos lisensi untuk dua kompetisi tersebut.

Baca Juga:  SSB Talenta Aceh Juara Piala Soeratin U-15, Kalahkan Juang FC Bireuen Lewat Adu Penalti

Sementara itu, 12 klub Liga 1 lainnya juga dinyatakan lolos lisensi ACL, namun dengan catatan atau status granted with sanction. Meski demikian, untuk kompetisi ACGL dan Liga 1 nasional, seluruh klub dinyatakan lolos tanpa catatan.

Tak hanya itu, PT LIB juga mengumumkan hasil lisensi untuk Liga 2. Empat klub dinyatakan lolos, yakni tiga tim promosi ke Liga 1 musim depan: PSIM Yogyakarta, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara, serta Deltras FC.

Ferry menegaskan bahwa lisensi klub kini menjadi acuan utama dalam memverifikasi kelayakan klub profesional dari Liga 1 dan Liga 2 untuk dapat mengikuti kompetisi nasional maupun internasional.

Baca Juga:  SMAN 9 Banda Aceh Juara AXIS Nation Cup 2026, Wakili Aceh ke Zona Sumatera

“Kami telah menetapkan kebijakan baru. Ke depan, jika ada klub yang tidak memenuhi syarat lisensi, akan dikenakan sanksi tegas, termasuk pengurangan poin,” tegas Ferry.

Ketua Komite Club Licensing 2024/2025, Essy Asiah, menambahkan bahwa evaluasi dilakukan berdasarkan lima aspek utama: olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legalitas, serta keuangan.

“Semua aspek kami nilai secara ketat bersama tim ahli. Hasilnya sangat menggembirakan karena terjadi peningkatan signifikan dalam pemenuhan standar dibandingkan musim sebelumnya,” ujar Essy.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait