Ekonomi

Pengumpulan Zakat-Infak Baitul Mal Aceh 2025 Menurun, Hanya Rp79,856 Miliar

Banda Aceh, Infoaceh.net — Pengumpulan zakat dan infak oleh Baitul Mal Aceh (BMA) sepanjang tahun 2025 tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga akhir tahun 2025, total dana zakat dan infak yang berhasil dihimpun mencapai Rp79.856.908.836.
Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh, karyawan lembaga nonpemerintah dan lembaga vertikal, badan usaha, serta masyarakat umum lainnya.
Namun, capaian ini menurun jika dibandingkan dengan pengumpulan Baitul Mal Aceh pada tahun 2024.
Berdasarkan laporan tahunan 2024, BMA mencatat pencapaian yang cukup signifikan dengan total pengumpulan Rp95.539.615.955 atau mencapai 119 persen dari target. Angka tersebut juga menunjukkan peningkatan sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2023.
Pada tahun 2024, pengumpulan zakat menjadi penyumbang terbesar dengan total Rp59.968.551.394, disusul infak sebesar Rp35.566.064.561 serta Harta Keagamaan Lainnya sebesar Rp5.000.000.
Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk Muhammad Yunus M Yusuf SH yang akrab disapa Abon Yunus, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh muzakki dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Aceh.
“Alhamdulillah, capaian pengumpulan zakat dan infak pada tahun 2025 merupakan amanah yang diberikan masyarakat kepada Baitul Mal Aceh,” ujar Abon Yunus, dalam keterangannya Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan dana zakat dan infak yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik dan masyarakat yang membutuhkan, baik melalui program bantuan konsumtif maupun program pemberdayaan.
Penyaluran tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, serta program syiar Islam, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Baitul Mal Aceh akan terus berusaha mengelola harta umat ini secara profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Didi Setiadi, merinci pada tahun 2025 dana zakat yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp38.087.409.855, sedangkan infak mencapai Rp41.769.498.980.
Menurut Didi, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya berkelanjutan Baitul Mal Aceh dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola dana umat, meskipun tantangan ekonomi dan kondisi sosial masyarakat turut memengaruhi tingkat pengumpulan.
“Semakin banyak zakat dan infak yang terkumpul, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang bisa dibantu,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan Baitul Mal Aceh akan terus mendorong serta memperluas jangkauan program penyaluran agar manfaat zakat dan infak dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat yang berhak di seluruh wilayah Aceh.
“Kami berkomitmen agar zakat dan infak benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh,” pungkas Didi.

Beri Komentar

Artikel Terkait