ACEH UTARA, Infoaceh.net – Ketidaksinkronan data korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Utara memicu polemik.
Jumlah korban meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan sebanyak 246 orang, kini melonjak menjadi 270 orang dan telah dijadikan dasar penyaluran santunan kematian oleh Kementerian Sosial RI.
Lonjakan angka tersebut mencuat setelah Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyerahkan santunan kematian kepada 270 ahli waris korban banjir Aceh Utara pada Sabtu (24/1/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara, dengan nilai santunan sebesar Rp15 juta per korban atau total Rp4,05 miliar.
Namun, jumlah penerima santunan tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, berdasarkan laporan resmi sebelumnya, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 mencatat korban meninggal dunia sebanyak 246 orang dan lima orang dinyatakan hilang, sehingga total korban mencapai 251 orang.
Data tersebut tercantum dalam Flyer Rekapitulasi Laporan Sementara Bencana Banjir Kabupaten Aceh Utara per 23 Januari 2026 yang diterima redaksi Infoaceh.net dari sumber internal Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Angka yang sama juga dipublikasikan melalui media daring resmi Pemkab Aceh Utara.
Artinya, terdapat selisih 19 orang korban yang sebelumnya tidak tercantum dalam laporan, namun kini masuk dalam daftar penerima santunan kematian.
Jika dikalkulasikan, selisih tersebut bernilai Rp285 juta dari total anggaran santunan.
Ketidaksamaan data ini menambah daftar panjang inkonsistensi pendataan kebencanaan di Aceh Utara.
Bahkan, berdasarkan data Pantauan Kabupaten/Kota Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh per 22 Januari 2026 pukul 21.22 WIB, jumlah korban meninggal dunia di Aceh Utara tercatat 245 orang, sementara enam orang masih dinyatakan hilang.
Di sisi lain, Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor 467.1/11/2026 tertanggal 19 Januari 2026 justru mencantumkan angka korban meninggal dunia sebanyak 270 orang. Keputusan ini menjadi rujukan dalam penyaluran santunan oleh Kementerian Sosial.
Perbedaan angka tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait metode pendataan korban, proses verifikasi di tingkat desa dan kecamatan, serta koordinasi antarinstansi, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, hingga pemerintah daerah.
Hingga Senin (26/1/2026), Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, belum memberikan keterangan resmi terkait perubahan data dan lonjakan korban meninggal dan hilang.
Pemerintah daerah juga belum menjelaskan apakah lonjakan angka tersebut berasal dari temuan korban baru, perubahan status korban hilang, atau pembaruan data administratif.
Sorotan keras datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRK Aceh Utara, Anzir, menilai ketidakjelasan data ini dapat berdampak serius terhadap proses pemulihan pascabencana.
“Data korban adalah fondasi utama. Jika tidak valid dan tidak transparan, maka penyaluran bantuan, rehabilitasi, hingga rekonstruksi akan terganggu,” ujar Anzir, Senin (26/1/2026).
Ia menilai lambannya pemutakhiran dan keterbukaan data berpotensi menurunkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Padahal, saat ini perhatian pemerintah pusat dinilai cukup besar, ditandai dengan seringnya kunjungan menteri ke Aceh Utara untuk menyerahkan bantuan dan memantau langsung penanganan pascabencana.
Menurut Anzir, kondisi ini menjadi semakin krusial karena masyarakat Aceh Utara tengah bersiap menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Banyak warga terdampak bencana masih tinggal di hunian sementara, mengalami kerusakan rumah berat, serta membutuhkan kepastian penanganan jangka panjang.
“Jika pendataan dilakukan asal-asalan, bukan tidak mungkin muncul manipulasi data di tingkat desa demi mengejar bantuan. Ini harus dicegah sejak awal,” tegasnya.
Ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan audit dan verifikasi ulang data korban secara terbuka serta melibatkan unsur independen agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum menyampaikan penjelasan resmi kepada publik terkait lonjakan jumlah korban meninggal dunia tersebut.

Data Korban Banjir Aceh Utara Tak Beres: Meninggal 246 Orang Tapi Santunan Dibayar untuk 270 Orang
Artikel Terkait
Suami Malahayati Minta Maaf kepada Tgk Agam, Sebut Istrinya Dipaksa…
Sabang, Infoaceh.net – Perkembangan mengejutkan muncul dalam kasus dugaan penganiayaan…
Alumni Perdamaian Filipina Kecam Penembakan di Tiro, Desak Pengusutan…
Sigli, Infoaceh.net -- Alumni Institut Perdamaian, Mindanao Filipina, Andi Firdhaus SH CPM…
Razia Gabungan di Rutan Kajhu, Petugas Temukan Benda Terlarang
ACEH BESAR, Infoaceh.net – Tim gabungan Polresta Banda Aceh, Kantor Wilayah Direktorat…
Tinjau Dampak Banjir Pidie Jaya, Mendagri Salurkan Bantuan Rp200 Juta
PIDIE JAYA, Infoaceh.net – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan bantuan…
UIN Ar-Raniry Kerja Sama dengan Indosat, Aceh Bersiap Masuk Peta AI…
BANDA ACEH, Infoaceh.net – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggandeng…
Sahrial Abadi, Pahlawan Penggerak Perbaikan Jalan Enang-Enang…
BENER MERIAH, Infoaceh.net – Kabar duka mendalam menyelimuti masyarakat Tanah Gayo dan…
Pertamina Libatkan BIN Kawal Distribusi BBM dan LPG di Aceh
Banda Aceh, Infoaceh.net – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara…
Polda Aceh Musnahkan 104,86 Hektare Ladang Ganja di Enam Kabupaten
Banda Aceh, Infoaceh.net — Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…
Remaja Iseng Lapor Begal Palsu di Medan, Pelaku Prank Call Center 110…
Banda Aceh, Infoaceh.net — Aksi iseng menghubungi layanan darurat kepolisian Call Center…
Jaga Pasokan BBM-LPG di Aceh, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Kodam…
BANDA ACEH, Infoaceh.net – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara…
Kapal Pengangkut 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal Disergap Bea Cukai di…
Aceh Utara, Infoaceh.net – Bea Cukai mengamankan sebuah kapal motor yang diduga mengangkut…
Kapolda Aceh Subuh Keliling di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Ajak…
BANDA ACEH, Infoaceh.net — Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan melaksanakan kegiatan…

















